Ini 25 perusahaan tambang yang teken kontrak

Jum'at, 07 Maret 2014 - 13:10 WIB
Ini 25 perusahaan tambang...
Ini 25 perusahaan tambang yang teken kontrak
A A A
Sindonews.com - Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), M Suchyar mengatakan, terdapat 25 perusahaan yang sepakat melakukan renegosiasi dan menandatangani nota kesepahaman kontrak karya (KK) yang dilakukan hari ini.

"Ada 25 perusahaan, enam yang pegang KK dan 19 yang pegang Perjanjian Karya Pengusah Pertambangan Batubara (PKP2B)," kata dia di kantor Kementerian ESDM, Jumat (7/3/2014).

Diberitakan sebelumnya, perusahaan yang menandatangani nota kesepahaman tersebut telah sepakat melakukan pengurangan dan penyesuaian wilayah kerja pertambangan yang ditetapkan berdasarkan aspek teknis.

Kemudian, kelanjutan operasi pertambangan dalam bentuk izin pertambangan khusus, penerimaan negara, PPh, iuran tetap, royalti, dan devisa, pengolahan pemurnian hasil pertambangan di dalam negeri, divestasi, dan penggunaan tenaga kerja dan produk dalam negeri.

Enam perusahaan pemegang KK yang telah menandatangani nota kesepahaman antara lain, PT Karimun Granit, PT Tambang Mas Sable, PT Tambang Mas Sangihe, PT Iriana Mutiara Indeburg, dan PT Woyla Aceh Minerals.

Sementara, 19 perusahaan pemegang PKP2B yang telah menandatangani nota kesepahaman, yaitu PT Mandiri Inti Perkasa, PT Jorong Barutama Greston, PT Trubaindo Coal Mining, PT Kartika Selabumi Mining, PT Riau Bara Harum, PT Selo Agrokencono Sakti, PT Banjar Intan Mandiri, dan PT Dharma Puspita Mining.

Selain itu, PT Abadi Batubara Cemerlang, PT Tanjung Alam Jaya, PT PD Baramarta, PT Kadya Caraka Mulya, PT Batu Alam Selaras, PT Ekasatya Yanatama, PT Selo Agrodedali, PT Barapramulya Abadi, PT Adimas Baturaja Cemerlang, PT Astaka Dodol, dan PT Baturona Adimulya.

Menteri ESDM, Jero Wacik mengatakan, renegosiasi ini bukan hal mudah. Perlu negosiasi yang alot dan panjang untuk mencapai kesepahaman tersebut. "25 perusahaan ini adalah pelopor bagi perusahaan tambang batu bara lain yang belum sepakat," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMA Australia Raih...
BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak Tambang Blackwater hingga 2030
BUMA Australia Peroleh...
BUMA Australia Peroleh Kontrak Jasa Tambang Saraji Senilai Rp598,7 Miliar
DOID Raih Kontrak Tambang...
DOID Raih Kontrak Tambang Baru di Australia Rp3,22 Triliun
Respons Freeport Indonesia...
Respons Freeport Indonesia Saat Dapat Sinyal Perpanjangan Kontrak Tambang Usai 2041
Kecelakaan Tambang Emas...
Kecelakaan Tambang Emas di Zimbabwe, 13 Penambang Tewas dan 34 Orang Masih Terjebak
Freeport Minta Perpanjangan...
Freeport Minta Perpanjangan Kontrak Tambang Meski 2041 Masih Lama, Begini Kata Menteri ESDM
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved