Dua bank ini raih penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 09 Maret 2014 - 12:03 WIB
Dua bank ini raih penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pekaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan baru saja menggelar Costumer Gathering di Jakarta.
Dalam gelaran ke-8 dari 11 kota yang direncanakan, BPJS Ketenagakerjaan memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan transformasi atau perubahaan bentuk PT Jamsostek (Persero) menjadi lembaga negara yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, yakni BPJS Ketenagakerjaan.
Yang menarik dari gelaran akbar yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan terhada dua bank nasiional yang dianggap paling berperan dalam menyediakan jaminan sosial bagi tenaga kerja.
"Penghargaan perusahaan dengan jumlah kepesertaan tenaga kerja terbesar dengan iuran dan administrasi tertib, jatuh kepada BRI. Sementara, perusahaan dengan iuran terbesar dengan administrasi tertib jatuh kepada Bank Mandiri," kata Direktur Perencanaan Srtategis dan TI B{JS Ketenagakerjaan Agus Supriyadi belum lama ini.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Hardi Yuliwan mengatakan, mesikupun pengharagaan tersebut diberikan kepada perusahaan di lingkup wilayah kerja DKI Jakarta, namun mengingat sekala usaha perusahaan yang bersangkutan terbilang sangat besar, maka dapat dikatakan kedua perusahaan adalah yang terbaik perannya dalam hal penyediaan jaminan sosial di Indonesia.
"Penghargaan tersebut memang untuk wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, tapi kan mereka itu skala usahanya sudah Nasional, jadi bisa dikatakan mereka terbaik secara nasional," pungkas dia.
Di Jakarta, dia menjelaskan, terdapat sedikitnya 41 ribu perusahaan, dengan jumlah peserta tenaga kerja mencapai 3,4 juta orang.
"Pekerja di DKI Jakarta itu ada 5,7 juta. Ini artinya masih banyak yang belum ikut masih banyak peluang kita untuk memperbesar kepesertaan," papar dia.
Sementara untuk target tahun ini, pihaknya membidik pertambahan jumlah peserta hingga dua kali lipat dari jumlah peserta perusahaan yang ada saat ini menjadi 9.000 peserta perusahaan.
Dalam gelaran ke-8 dari 11 kota yang direncanakan, BPJS Ketenagakerjaan memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan transformasi atau perubahaan bentuk PT Jamsostek (Persero) menjadi lembaga negara yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, yakni BPJS Ketenagakerjaan.
Yang menarik dari gelaran akbar yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan terhada dua bank nasiional yang dianggap paling berperan dalam menyediakan jaminan sosial bagi tenaga kerja.
"Penghargaan perusahaan dengan jumlah kepesertaan tenaga kerja terbesar dengan iuran dan administrasi tertib, jatuh kepada BRI. Sementara, perusahaan dengan iuran terbesar dengan administrasi tertib jatuh kepada Bank Mandiri," kata Direktur Perencanaan Srtategis dan TI B{JS Ketenagakerjaan Agus Supriyadi belum lama ini.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Hardi Yuliwan mengatakan, mesikupun pengharagaan tersebut diberikan kepada perusahaan di lingkup wilayah kerja DKI Jakarta, namun mengingat sekala usaha perusahaan yang bersangkutan terbilang sangat besar, maka dapat dikatakan kedua perusahaan adalah yang terbaik perannya dalam hal penyediaan jaminan sosial di Indonesia.
"Penghargaan tersebut memang untuk wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, tapi kan mereka itu skala usahanya sudah Nasional, jadi bisa dikatakan mereka terbaik secara nasional," pungkas dia.
Di Jakarta, dia menjelaskan, terdapat sedikitnya 41 ribu perusahaan, dengan jumlah peserta tenaga kerja mencapai 3,4 juta orang.
"Pekerja di DKI Jakarta itu ada 5,7 juta. Ini artinya masih banyak yang belum ikut masih banyak peluang kita untuk memperbesar kepesertaan," papar dia.
Sementara untuk target tahun ini, pihaknya membidik pertambahan jumlah peserta hingga dua kali lipat dari jumlah peserta perusahaan yang ada saat ini menjadi 9.000 peserta perusahaan.
(rna)
Lihat Juga :