IHSG pekan ini diprediksi rawan profit taking
Senin, 10 Maret 2014 - 08:52 WIB
IHSG pekan ini diprediksi rawan profit taking
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini diprediksi rawan aksi ambil untung (profit taking), sehingga dalam tren melemah.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola menyerupai bearish engulfing dekati upper bollinger bands. MACD uptrend terbatas dengan histogram positif yang naik tipis. RSI, William's %R dan stochastic uptrend terbatas.
Laju IHSG mempertahankan posisinya di kisaran target support 4.515-4.585 dan bahkan melewati resisten 4.644-4.687.
"Secara posisi memberikan adanya potensi pelemahan karena beberapa indikator mulai menunjukkan adanya penguatan terbatas, sehingga rawan dimanfaatkan untuk profit taking," kata dia, Senin (10/3/2014).
Dia berharap, sentimen yang ada tidak membuat arah IHSG menjadi downtrend jangka panjang. Sementara IHSG sepanjang pekan ini diprediksi akan bergerak dalam kisaran support 4.554-4.572 dan resisten 4.715-4.728.
Adapun sejumlah data ekonomi yang perlu diperhatikan pada pekan ini, antara lain interest rate decision Indonesia; NAB business confidence, westpac consumer confidence, unemployment rate & home loans Australia; current account, bank lending, BoJ interest rate decision, BSI large manufacturing, consumer confidence, machinery orders, & GDP growth rate Jepang.
Selain itu, inflation rate, retail sales & new yuan loans China; unemployment rate & interest rate Korea Selatan; current account & balance of trade Jerman; Sentix investors sentiment & industrial production zona Eropa; industrial production, balance of trade, & manufacturing production Inggris; industrial production, inflation rate, & current account Perancis.
Ada juga industrial production & GDP growth rate Italia; industrial production & inflation rate Spanyol; NFIB business optimism index, chain store sales, wholesale inventories, retail sales, initial jobless claims, & MBA mortgage applications AS dan lainnya.
Sementara beberapa saham yang dapat diperhatikan, diantaranya BBNI, CPIN, ADRO, INDF, AISA, BMRI, ELSA, ASII dan AUTO.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, IHSG membentuk pola menyerupai bearish engulfing dekati upper bollinger bands. MACD uptrend terbatas dengan histogram positif yang naik tipis. RSI, William's %R dan stochastic uptrend terbatas.
Laju IHSG mempertahankan posisinya di kisaran target support 4.515-4.585 dan bahkan melewati resisten 4.644-4.687.
"Secara posisi memberikan adanya potensi pelemahan karena beberapa indikator mulai menunjukkan adanya penguatan terbatas, sehingga rawan dimanfaatkan untuk profit taking," kata dia, Senin (10/3/2014).
Dia berharap, sentimen yang ada tidak membuat arah IHSG menjadi downtrend jangka panjang. Sementara IHSG sepanjang pekan ini diprediksi akan bergerak dalam kisaran support 4.554-4.572 dan resisten 4.715-4.728.
Adapun sejumlah data ekonomi yang perlu diperhatikan pada pekan ini, antara lain interest rate decision Indonesia; NAB business confidence, westpac consumer confidence, unemployment rate & home loans Australia; current account, bank lending, BoJ interest rate decision, BSI large manufacturing, consumer confidence, machinery orders, & GDP growth rate Jepang.
Selain itu, inflation rate, retail sales & new yuan loans China; unemployment rate & interest rate Korea Selatan; current account & balance of trade Jerman; Sentix investors sentiment & industrial production zona Eropa; industrial production, balance of trade, & manufacturing production Inggris; industrial production, inflation rate, & current account Perancis.
Ada juga industrial production & GDP growth rate Italia; industrial production & inflation rate Spanyol; NFIB business optimism index, chain store sales, wholesale inventories, retail sales, initial jobless claims, & MBA mortgage applications AS dan lainnya.
Sementara beberapa saham yang dapat diperhatikan, diantaranya BBNI, CPIN, ADRO, INDF, AISA, BMRI, ELSA, ASII dan AUTO.
(rna)
Lihat Juga :