IHSG berpeluang tembus 5.000 jelang pemilu
Senin, 10 Maret 2014 - 13:01 WIB
IHSG berpeluang tembus 5.000 jelang pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya memproyeksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level psikologisnya di angka 5.000 sebelum pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) presiden pada pertengahan tahun ini.
"Kemarin sudah berhasil 4.699, itu menunjukkan pada medium term (3-5 bulan ke depan) masih posisi uptrend. Saya cenderung optimis (IHSG) di atas 5.000. Kalau tidak ada tekanan yang terlalu berarti, sebelum pemilu legislatif masih ada potensi ke sana (ke level 5.000)," kata William saat dihubungi Senin (10/3/2014).
William menjelaskan, tekanan terhadap IHSG pada saat ini masih belum reda lantaran pasar masih menunggu hasil pemilu yang akan berlangsung dalam hitungan bulan. Namun demikian, dia memproyeksikan optimisme laju IHSG karena masih tingginya arus dana masuk dari luar ke pasar domestik.
"Tekanan belum reda, support dan resistance masih akan terus naik. Tapi posisi masih uptrend, tren belum patah. Karena posisi arus dana yang masuk ke capital market tahun ini di bulan Maret sudah mencapai di atas 50 persen dari outflow 2013. Resistance 4.792, support 4.550. Level 4.611 ini yang paling kuat," kata dia.
Dia menambahkan, bila hasil pemilu tersebut terpilih pemimpin yang diingikan pasar, maka laju IHSG akan semakin agresif dan bahkan levelnya bisa berada di atas level 5.400 pada akhir 2014.
"Akhir tahun, kalau bisa bertahan dari semester II hingga Oktober-November, target proyeksi bisa di atas 5.400. Di tahun mendatang akan cenderung naik lagi dengan posisi support 4.800 dan resistance 5.421," prediksi dia.
Sekedar informasi, pemilu legislatif akan digelar pada 9 April mendatang. Sedangkan dua bulan setelahnya akan dihelat pemilu presiden atau pada 9 Juni 2014.
Sementara itu, posisi IHSG siang ini berada di level 4.682,60. Posisi ini terkoreksi 3,30 poin atau 0,07 persen dibanding penutupan akhir pekan lalu di level 4.685,89.
"Kemarin sudah berhasil 4.699, itu menunjukkan pada medium term (3-5 bulan ke depan) masih posisi uptrend. Saya cenderung optimis (IHSG) di atas 5.000. Kalau tidak ada tekanan yang terlalu berarti, sebelum pemilu legislatif masih ada potensi ke sana (ke level 5.000)," kata William saat dihubungi Senin (10/3/2014).
William menjelaskan, tekanan terhadap IHSG pada saat ini masih belum reda lantaran pasar masih menunggu hasil pemilu yang akan berlangsung dalam hitungan bulan. Namun demikian, dia memproyeksikan optimisme laju IHSG karena masih tingginya arus dana masuk dari luar ke pasar domestik.
"Tekanan belum reda, support dan resistance masih akan terus naik. Tapi posisi masih uptrend, tren belum patah. Karena posisi arus dana yang masuk ke capital market tahun ini di bulan Maret sudah mencapai di atas 50 persen dari outflow 2013. Resistance 4.792, support 4.550. Level 4.611 ini yang paling kuat," kata dia.
Dia menambahkan, bila hasil pemilu tersebut terpilih pemimpin yang diingikan pasar, maka laju IHSG akan semakin agresif dan bahkan levelnya bisa berada di atas level 5.400 pada akhir 2014.
"Akhir tahun, kalau bisa bertahan dari semester II hingga Oktober-November, target proyeksi bisa di atas 5.400. Di tahun mendatang akan cenderung naik lagi dengan posisi support 4.800 dan resistance 5.421," prediksi dia.
Sekedar informasi, pemilu legislatif akan digelar pada 9 April mendatang. Sedangkan dua bulan setelahnya akan dihelat pemilu presiden atau pada 9 Juni 2014.
Sementara itu, posisi IHSG siang ini berada di level 4.682,60. Posisi ini terkoreksi 3,30 poin atau 0,07 persen dibanding penutupan akhir pekan lalu di level 4.685,89.
(rna)
Lihat Juga :