KRAS tingkatkan infrastrktur dorong produksi baja

Senin, 10 Maret 2014 - 17:47 WIB
KRAS tingkatkan infrastrktur...
KRAS tingkatkan infrastrktur dorong produksi baja
A A A
Sindonews.com - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) melalui sejumlah anak perusahaannya terus meningkatkan infratruktur penunjang, guna mendukung ekspansi dan pertumbuhan produksi baja.

Ekspansi yang dilakukan antara lain melalui PT Krakatau Bandar Samudera, yang meresmikan fasilitas kepelabuhanan, dengan membangun dermaga 3, 5, dan 6. Sehingga, kapasitas bongkar muat menjadi 25 juta ton per tahun dan menjadi pelabuhan curah terbesar dan terdalam di Indonesia.

Direktur Utama Krakatau Steel, Irvan K Hakim menyatakan, untuk kebutuhan energi, anak usaha lainnya yakni PT Krakatau Daya Listrik melakukan usaha produksi yang efisien melalui penambahan fasilitas Combined Cycle Power Plant dan bersama dengan Posco Energy membentuk perusahaan joint venture PT Krakatau Posco Energy.

"Sehingga kapasitas total produksi energi meningkat menjadi 720 megawatt," kata Irvan di Jakarta, Senin (10/3/2014).

Dia melanjutkan, kemampuan waduk penampungan untuk air industri juga ditingkatkan hingga 5 juta meter kubik, melalui PT Krakatau Tirta Industri, dengan menambah kapasitas produksi air industri menjadi 2.000 liter per detik. Sementara, ekspansi lahan industri juga dilakukan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon.

"Saat ini, perusahaan tengah mempersiapkan tambahan 500 hektare lahan untuk kawasan industri," ujar dia.

Emiten plat merah ini juga telah menerima pasokan slab baja perdana dari PT Krakatau Posco (KS Posco), usaha patungan dengan Posco Korea, yang merupakan bagian dari 80 ribu ton slab baja yang akan dipasok Krakatau Posco bulan ini. Menurutnya, pasokan slab ini akan memaksimalkan utilisasi kapasitas dari unit produksi yang dimiliki Krakatau Steel saat ini.

Irvan menjelaskan, KRAS akan mendapatkan pasokan minimal 1 juta ton slab baja per tahun atau setara 50 persen dari 2,1 juta ton total kebutuhan slab baja pada tahun ini. "Adanya sumber slab dari Krakatau Posco akan mampu meningkatkan daya saing perusahaan, menurunkan biaya produksi, dan mempercepat delivery," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas-Krakatau Steel...
Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Produksi Meningkat,...
Produksi Meningkat, Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton
PT KSP Ingin Kembangkan...
PT KSP Ingin Kembangkan Wisata Olahraga di Kota Cilegon
Dapat Gas Murah, Biaya...
Dapat Gas Murah, Biaya Operasi Krakatau Steel Turun 7%
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
HUT Pertama Cucu Krakatau...
HUT Pertama Cucu Krakatau Steel, Dirut KSP: Kedepankan Semangat Transformasi dan Kerja Sama
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
7 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
27 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
39 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
46 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
2 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved