IHSG diprediksi bergerak dalam kisaran 4.646-4.711
Selasa, 11 Maret 2014 - 08:24 WIB
IHSG diprediksi bergerak dalam kisaran 4.646-4.711
A
A
A
Sindonews.com - Kendati sempat terkoreksi tipis pada penutupan perdagangan awal pekan, namun laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipandang masih cukup sehat untuk kembali melanjutkan tren penguatannya.
"Saat ini pertahanan dari IHSG masih terlihat cukup kuat disebabkan oleh stabilnya volume pembelian selama beberapa minggu sebelum ini, dan secara umum IHSG masih dalam pola uptrend," kata analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya, Selasa (11/3/2014).
Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang 4.646–4.711. Sementara pelemahan yang terjadi pada perdagangan awal pekan ini, dipandang William sebagai hal yang wajar terjadi di setiap upaya menuju level penguatan yang lebih baik.
Menurut William, IHSG mengalami tekanan yang tidak terlalu besar, potensi sedang mengarah untuk mencoba support 4.646 sebelum melanjutkan kembali proses kenaikan menuju resistance 4.711.
"Kekuatan naik dari IHSG masih belum menurun, jika terjadi koreksi, maka sifatnya normal dan sehat karena di dalam setiap proses kenaikan akan selalu terdapat masa-masa koreksi," imbuh dia.
Kemarin, IHSG ditutup kembali terkoreksi 8,64 poin atau 0,18 persen ke level 4.677,25. Koreksi ini seiring pelemahan yang terjadi di bursa Asia.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,15 triliun dengan 4,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp176,20 miliar. Tercatat 139 saham naik, 180 saham melemah dan 78 saham stagnan.
"Saat ini pertahanan dari IHSG masih terlihat cukup kuat disebabkan oleh stabilnya volume pembelian selama beberapa minggu sebelum ini, dan secara umum IHSG masih dalam pola uptrend," kata analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya, Selasa (11/3/2014).
Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang 4.646–4.711. Sementara pelemahan yang terjadi pada perdagangan awal pekan ini, dipandang William sebagai hal yang wajar terjadi di setiap upaya menuju level penguatan yang lebih baik.
Menurut William, IHSG mengalami tekanan yang tidak terlalu besar, potensi sedang mengarah untuk mencoba support 4.646 sebelum melanjutkan kembali proses kenaikan menuju resistance 4.711.
"Kekuatan naik dari IHSG masih belum menurun, jika terjadi koreksi, maka sifatnya normal dan sehat karena di dalam setiap proses kenaikan akan selalu terdapat masa-masa koreksi," imbuh dia.
Kemarin, IHSG ditutup kembali terkoreksi 8,64 poin atau 0,18 persen ke level 4.677,25. Koreksi ini seiring pelemahan yang terjadi di bursa Asia.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,15 triliun dengan 4,53 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp176,20 miliar. Tercatat 139 saham naik, 180 saham melemah dan 78 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :