Generali siap kembangkan bisnis ke segmen ritel
Selasa, 11 Maret 2014 - 19:00 WIB
Generali siap kembangkan bisnis ke segmen ritel
A
A
A
Sindonews.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia siap mengembangkan bisnisnya ke segmen ritel dan mikro di tahun ini. Saat ini perseroan sedang menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk bancassurance dengan Bank Tabungan Negara Tbk.
Produk dengan kisaran premi mulai dari Rp300 ribu diharapkan dapat menggenjot layanan unitlink tahun ini.
CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengatakan, tahun ini diperkirakan akan lebih menantang dari tahun lalu. Dengan kondisi pasar modal yang masih lemah saat ini tidak mempengaruhi kinerja perseroan. Dengan sistem pengamanan yang dimiliki, unitlink yang ditawarkan diyakini masih digemari pasar.
"Produk unitlink kami unik tetap menarik di saat kondisi pasar lemah. Kami akan masuk ke segmen ritel dengan menggandeng BTN, potensinya besar sekali," ujar Edy saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, saat ini masih merancang produk yang tepat bagi segmen yang nasabah BTN yang merupakan keluarga muda. Produk ini disebutnya akan menarik walaupun belum akan bundling dengan layanan KPR milik BTN. Walaupun kerja sama sudah ditandatangani tahun lalu namun izin produk masih menunggu OJK.
"Kedepan kami targetkan dapat bundling dengan produk BTN. Namun saat ini kami optimistis dapat merebut pasar keluarga muda yang telah memiliki kredit rumah. Kami mulai preminya dari Rp300 ribu sesuai dengan kemampuan mereka," ujarnya.
Keunggulan unitlink yang akan menarik nasabah ialah dengan memperkuat layanan e-Channel. Nasabah dapat mengecek NAV yang dimiliki dan melakukan transaksi secara online. Kemudahan layanan ini diyakini arena kompetisi yang harus dimenangkan industri asuransi tahun ini.
"Mitra banccassurance kami sangat senang dengan layanan kami sehingga kami bisa menggandeng dua bank tahun ini. Kami siap bersaing dengan dua mitra asuransi proteksi yang dimiliki BTN," ujarnya.
Produk dengan kisaran premi mulai dari Rp300 ribu diharapkan dapat menggenjot layanan unitlink tahun ini.
CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengatakan, tahun ini diperkirakan akan lebih menantang dari tahun lalu. Dengan kondisi pasar modal yang masih lemah saat ini tidak mempengaruhi kinerja perseroan. Dengan sistem pengamanan yang dimiliki, unitlink yang ditawarkan diyakini masih digemari pasar.
"Produk unitlink kami unik tetap menarik di saat kondisi pasar lemah. Kami akan masuk ke segmen ritel dengan menggandeng BTN, potensinya besar sekali," ujar Edy saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, saat ini masih merancang produk yang tepat bagi segmen yang nasabah BTN yang merupakan keluarga muda. Produk ini disebutnya akan menarik walaupun belum akan bundling dengan layanan KPR milik BTN. Walaupun kerja sama sudah ditandatangani tahun lalu namun izin produk masih menunggu OJK.
"Kedepan kami targetkan dapat bundling dengan produk BTN. Namun saat ini kami optimistis dapat merebut pasar keluarga muda yang telah memiliki kredit rumah. Kami mulai preminya dari Rp300 ribu sesuai dengan kemampuan mereka," ujarnya.
Keunggulan unitlink yang akan menarik nasabah ialah dengan memperkuat layanan e-Channel. Nasabah dapat mengecek NAV yang dimiliki dan melakukan transaksi secara online. Kemudahan layanan ini diyakini arena kompetisi yang harus dimenangkan industri asuransi tahun ini.
"Mitra banccassurance kami sangat senang dengan layanan kami sehingga kami bisa menggandeng dua bank tahun ini. Kami siap bersaing dengan dua mitra asuransi proteksi yang dimiliki BTN," ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :