Hatta: Diversifikasi gas mendesak

Rabu, 12 Maret 2014 - 17:01 WIB
Hatta: Diversifikasi...
Hatta: Diversifikasi gas mendesak
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menegaskan, bahwa diversifikasi gas menjadi kebutuhan yang mendesak.

"Tidak bisa pada 2014 mencapai 165 ribu barel. Baru pada 2015, sebab itu diversifikasi gas kita mendesak, karena saat ini masa depan kita ada di gas," ungkapnya, saat Konferensi Pers Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2014, Selasa (12/3/2014).

Dia mengungkapkan, saat ini upaya yang dilakukan pemerintah yaitu dengan mempercepat pembangunan SPBG sebanyak 89 unit. Termasuk juga meningkatkan suplai untuk 1.500 busway.

"Ini adalah sesuatu yang wajib dan harus dituntaskan. Juga mendorong swasta dengan menjaga margin yang cukup. Jadi dapat mendorong kearah penggunaannya," pungkas Hatta.

Hal tersebut sebagai upaya pemerintah untuk dapat menyukseskan program yang berkaitan dengan penghematan energi nasional.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Militer Sumbang 5,5%...
Militer Sumbang 5,5% Emisi Gas Rumah Kaca Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved