Tiket penumpang di Bandara Minangkabau dikembalikan
Kamis, 13 Maret 2014 - 18:08 WIB
Tiket penumpang di Bandara Minangkabau dikembalikan
A
A
A
Sindonews.com - Kabut asap masih terus mengganggu aktifitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Sebanyak tiga penerbangan dengan rute Padang-Jakarta dan Batam dibatalkan, serta satu penerbangan dialihkan ke Palembang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan penumpang pesawat hari ini menumpuk Bandara Minangkabau. Meski demikian, ratusan tiket penumpang pesawat pun dikembalikan.
Kabut asap kiriman dari Provinsi Riau ini membuat sejumlah aktifitas penerbangan di Bandara Minangkabau ini memang terganggu. Tiga penerbangan tersebut, yaitu citilink utnuk rute Padang-Jakarta dan Padang-Batam terpaksa dibatalkan. Akibatnya sebanyak 432 tiket para penumpang Citilink dikembalikan 100 persen dengan cara mengantri.
Sementara, satu penerbangan dengan rute Jakarta-Padang dengan maskapai panerbangan Sriwijaya Air dialihkan ke Palembang. "Gangguan penerbangan ini dikarenakan semakin tebalnya kabut asap yang melanda Kota Padang dengan jarak pandang 700 meter, berdasarkan pantauan dari BMKG, Bandara Internasional Minangkabau Padang hari ini," kata GM angkasa Pura Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Rian Hadihito, Kamis (13/3/2014).
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan status siaga darurat terhadap bencana kabut asap di Sumbar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan penumpang pesawat hari ini menumpuk Bandara Minangkabau. Meski demikian, ratusan tiket penumpang pesawat pun dikembalikan.
Kabut asap kiriman dari Provinsi Riau ini membuat sejumlah aktifitas penerbangan di Bandara Minangkabau ini memang terganggu. Tiga penerbangan tersebut, yaitu citilink utnuk rute Padang-Jakarta dan Padang-Batam terpaksa dibatalkan. Akibatnya sebanyak 432 tiket para penumpang Citilink dikembalikan 100 persen dengan cara mengantri.
Sementara, satu penerbangan dengan rute Jakarta-Padang dengan maskapai panerbangan Sriwijaya Air dialihkan ke Palembang. "Gangguan penerbangan ini dikarenakan semakin tebalnya kabut asap yang melanda Kota Padang dengan jarak pandang 700 meter, berdasarkan pantauan dari BMKG, Bandara Internasional Minangkabau Padang hari ini," kata GM angkasa Pura Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Rian Hadihito, Kamis (13/3/2014).
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan status siaga darurat terhadap bencana kabut asap di Sumbar.
(izz)
Lihat Juga :