IHSG akhir pekan diprediksi melaju di zona hijau
Jum'at, 14 Maret 2014 - 08:21 WIB
IHSG akhir pekan diprediksi melaju di zona hijau
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diproyeksi kembali melanjutkan penguatannya di zona hijau.
"Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4.680-4.706 dan resisten 4.735-4.750. Dengan sentimen positif dari rilis BI Rate, apresiasi rupiah dan kembalinya asing mencatatkan nett buy diharapkan dapat mempertahankan IHSG di zona hijaunya," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (14/3/2014).
Menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampaknya laju IHSG kembali ke zona positif seiring terjadinya aksi beli pelaku pasar terhadap sejumlah saham yang sehari sebelumnya mengalami pelemahan. Beredarnya ekspektasi pelaku pasar terhadap akan tetapnya level BI Rate memberikan sentimen positif di tengah melemahnya laju sejumlah indeks saham utama Asia dan kekhawatiran akan penurunan lanjutan IHGS.
Kembali tercatatnya nett buy asing dan laju pergerakan rupiah yang kembali positif turut memberikan tambahan amunisi IHSG untuk kembali menguat. Hampir seluruh sektor saham mengalami reli, terutama sektor konsumer yang memimpin kenaikan pasca tetapnya level BI Rate karena diasumsikan nantinya daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 4.726,17 di akhir sesi 2 dan menyentuh level terendah 4.726,17 di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.726,17. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Dari luar negeri, di saat laju bursa saham Asia kembali melanjutkan laju variatif cenderung melemahnya, laju bursa saham China dapat berdiri di zona hijau seiring penilaian positif terhadap rencana otoritas pasar China yang membolehkan perusahaan publik untuk menjual preferred stock-nya.
Laju variatif masih mewarnai indeks saham Eropa seiring mulai adanya peningkatan aktivitas transaksi pelaku pasar. Pelemahan pada saham WM Morrison Supermarkets Plc. seiring proyeksi penurunan kinerjanya dan Adecco SA. memberikan sentimen negatif namun, dapat diimbangi oleh kenaikan saham Deutsche Luftansa AG. dan Home Retail Group Plc. Di sisi lain, pelaku pasar juga masih diliputi kekhawatiran jelang pelaksanaan referendum Crimea.
"Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4.680-4.706 dan resisten 4.735-4.750. Dengan sentimen positif dari rilis BI Rate, apresiasi rupiah dan kembalinya asing mencatatkan nett buy diharapkan dapat mempertahankan IHSG di zona hijaunya," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (14/3/2014).
Menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampaknya laju IHSG kembali ke zona positif seiring terjadinya aksi beli pelaku pasar terhadap sejumlah saham yang sehari sebelumnya mengalami pelemahan. Beredarnya ekspektasi pelaku pasar terhadap akan tetapnya level BI Rate memberikan sentimen positif di tengah melemahnya laju sejumlah indeks saham utama Asia dan kekhawatiran akan penurunan lanjutan IHGS.
Kembali tercatatnya nett buy asing dan laju pergerakan rupiah yang kembali positif turut memberikan tambahan amunisi IHSG untuk kembali menguat. Hampir seluruh sektor saham mengalami reli, terutama sektor konsumer yang memimpin kenaikan pasca tetapnya level BI Rate karena diasumsikan nantinya daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 4.726,17 di akhir sesi 2 dan menyentuh level terendah 4.726,17 di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.726,17. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Dari luar negeri, di saat laju bursa saham Asia kembali melanjutkan laju variatif cenderung melemahnya, laju bursa saham China dapat berdiri di zona hijau seiring penilaian positif terhadap rencana otoritas pasar China yang membolehkan perusahaan publik untuk menjual preferred stock-nya.
Laju variatif masih mewarnai indeks saham Eropa seiring mulai adanya peningkatan aktivitas transaksi pelaku pasar. Pelemahan pada saham WM Morrison Supermarkets Plc. seiring proyeksi penurunan kinerjanya dan Adecco SA. memberikan sentimen negatif namun, dapat diimbangi oleh kenaikan saham Deutsche Luftansa AG. dan Home Retail Group Plc. Di sisi lain, pelaku pasar juga masih diliputi kekhawatiran jelang pelaksanaan referendum Crimea.
(rna)
Lihat Juga :