Akbar Tandjung: Tingkatkan batu bara bernilai tambah
Jum'at, 14 Maret 2014 - 18:02 WIB
Akbar Tandjung: Tingkatkan batu bara bernilai tambah
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengungkapkan perlu adanya peningkatan dalam memproduksi batu bara yang bernilai tambah.
Hal tersebut diungkapkannya ketika menghadiri Diskusi Publik KAHMI terkait kepastian hukum pemanfaatan batu bara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat di KAHMI Center, Jl. Turi I No. 14, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).
"Kita harapkan kita tidak hanya ekspor begitu saja, apalagi istilahnya batubara yang mentah sedangkan kita harapkan walaupun ekspor juga harus memberi nilai tambah yang besar," ungkapnya.
Dia menuturkan, Sumber Daya Alam (SDA) adalah kekayaan alam Indonesia yang melimpah. UUD 1945 pun mengamanatkan bahwa kekayaan alam digunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu, perlu adanya pemanfaatan yang sebaik-baiknya terhadap SDA kita.
"Batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah, tapi sebagian besar masih kita ekspor. Hanya 30 persen yang kita kelola atau manfaatkan di dalam negeri," lanjutnya lagi.
Oleh karena itu, dia mengharapkan peran pemerintah untuk menuntaskan hal ini. "Ini salah satu yang perlu jadi perhatian, terutama untuk pemerintah," tandasnya.
Hal tersebut diungkapkannya ketika menghadiri Diskusi Publik KAHMI terkait kepastian hukum pemanfaatan batu bara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat di KAHMI Center, Jl. Turi I No. 14, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).
"Kita harapkan kita tidak hanya ekspor begitu saja, apalagi istilahnya batubara yang mentah sedangkan kita harapkan walaupun ekspor juga harus memberi nilai tambah yang besar," ungkapnya.
Dia menuturkan, Sumber Daya Alam (SDA) adalah kekayaan alam Indonesia yang melimpah. UUD 1945 pun mengamanatkan bahwa kekayaan alam digunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu, perlu adanya pemanfaatan yang sebaik-baiknya terhadap SDA kita.
"Batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah, tapi sebagian besar masih kita ekspor. Hanya 30 persen yang kita kelola atau manfaatkan di dalam negeri," lanjutnya lagi.
Oleh karena itu, dia mengharapkan peran pemerintah untuk menuntaskan hal ini. "Ini salah satu yang perlu jadi perhatian, terutama untuk pemerintah," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :