Revisi PP Minerba akan dirampungkan April
Jum'at, 14 Maret 2014 - 19:14 WIB
Revisi PP Minerba akan dirampungkan April
A
A
A
Sindonews.com - Revisi Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba akan dirampungkan bulan April 2014.
Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Minerba Kementrian Eneergi Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar usai menghadiri acara Diskusi Kepastian Hukum Pemanfaatan Batubara untuk sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat bersama KAHMI, di Jakarta, Jum'at (14/3/2014).
“Terkait peningkatan nilai tambah PP23 tahun 2010 sekarang jadi 2014. Dalam satu bulan ini selesailah,” ungkapnya.
Dalam revisi tersebut, pemerintah akan menjelaskan mengenai bentuk produk dari hasil pengolahan dan pemurnian batu bara agar kualitasnya meningkat. Kebijakan tersebut menurutnya tidak bersifat mengikat. Artinya pengusaha memiliki hak untuk mengikuti ataupun tidak.
“Ya dalam revisi itu akan lebih mengurai apa sih produk dari nilai tambah batu bara, seperti menjadi gas, cairan batu bara untuk meningkatkan kualitasnya. Nanti kita lihat, batu bara yang lebih rendah dari 4.000 kalori yang jadi sasaran untuk ditingkatkan kualitasnya,” jelasnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Minerba Kementrian Eneergi Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar usai menghadiri acara Diskusi Kepastian Hukum Pemanfaatan Batubara untuk sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat bersama KAHMI, di Jakarta, Jum'at (14/3/2014).
“Terkait peningkatan nilai tambah PP23 tahun 2010 sekarang jadi 2014. Dalam satu bulan ini selesailah,” ungkapnya.
Dalam revisi tersebut, pemerintah akan menjelaskan mengenai bentuk produk dari hasil pengolahan dan pemurnian batu bara agar kualitasnya meningkat. Kebijakan tersebut menurutnya tidak bersifat mengikat. Artinya pengusaha memiliki hak untuk mengikuti ataupun tidak.
“Ya dalam revisi itu akan lebih mengurai apa sih produk dari nilai tambah batu bara, seperti menjadi gas, cairan batu bara untuk meningkatkan kualitasnya. Nanti kita lihat, batu bara yang lebih rendah dari 4.000 kalori yang jadi sasaran untuk ditingkatkan kualitasnya,” jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :