Masa Pemilu, pengusaha kaos sablon kebanjiran order
Senin, 17 Maret 2014 - 10:56 WIB
Masa Pemilu, pengusaha kaos sablon kebanjiran order
A
A
A
Sindonews.com - Datangnya masa kampanye Pemilu 2014 memberikan berkah tersendiri bagi para pemilik usaha konveksi dan sablon.
Di Nganjuk, Jawa Timur, mereka kebanbiran order kaos dari para calon legislatif yang akan dibagikan pada pendukungnya saat kampanye. Tak tanggung-tanggung, kenaikan pesanan kaos sablon di masa kampanye ini mencapai 100 persen lebih.
Berkah atas datangnya masa kampanye sebagaimana dirasakan Amanu (39), salah satu pemilik usaha sablon (skala kecil) di Desa Kemaduh, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam beberapa hari ini, dengan dibantu 10 orang karyawannya, Amanu harus bekerja keras memenuhi berbagai pesanan kaos sablon dari para calon legislatif dan partai politik.
Tak jarang mereka harus bekerja lembur demi menyelesaikan pesanan tepat waktu. Amanu mengaku, pada hari biasa, rata-rata pesanan kaos sablon yang datang dan harus ia produksi hanya sekitar 15.000 buah sebulan. Namun pada masa kampanye ini pesanan kaos sablon meningkat hingga 100 persen atau mencapai 30 ribu lebih sebulan.
Harga kaos untuk kegiatan-kegiatan kampanye tergolong sangat murah, mulai dari kualitas paling rendah seharga Rp7.000 dan yang termahal mencapai Rp20 ribu, tergantung bahannya.
"Pendapatan bersih meningkat. Dari sebelumnya rata-rata Rp10 juta hingga Rp15 juta perbulan, kini naik lebih dari Rp30 juta sebulan," jelas Amanu, Senin (17/3/2014).
Peningkatan pasanan terjadi karena pada masa kampanye seperti sekarang banyak caleg dan parpol yang membutuhkan kaos-kaos kampanye untuk dibagikan pada pendukungnya.
Tak hanya Amanu, berkah atas datangnya masa kampanye juga dirasakan para pengusaha sablon dan pengusaha percetakan lainnya. Selain kaos berlogo partai atau bertuliskan petunjuk nomor urut caleg, mereka juga kebanjiran pesanan aneka spanduk dan poster kampanye.
Di Nganjuk, Jawa Timur, mereka kebanbiran order kaos dari para calon legislatif yang akan dibagikan pada pendukungnya saat kampanye. Tak tanggung-tanggung, kenaikan pesanan kaos sablon di masa kampanye ini mencapai 100 persen lebih.
Berkah atas datangnya masa kampanye sebagaimana dirasakan Amanu (39), salah satu pemilik usaha sablon (skala kecil) di Desa Kemaduh, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam beberapa hari ini, dengan dibantu 10 orang karyawannya, Amanu harus bekerja keras memenuhi berbagai pesanan kaos sablon dari para calon legislatif dan partai politik.
Tak jarang mereka harus bekerja lembur demi menyelesaikan pesanan tepat waktu. Amanu mengaku, pada hari biasa, rata-rata pesanan kaos sablon yang datang dan harus ia produksi hanya sekitar 15.000 buah sebulan. Namun pada masa kampanye ini pesanan kaos sablon meningkat hingga 100 persen atau mencapai 30 ribu lebih sebulan.
Harga kaos untuk kegiatan-kegiatan kampanye tergolong sangat murah, mulai dari kualitas paling rendah seharga Rp7.000 dan yang termahal mencapai Rp20 ribu, tergantung bahannya.
"Pendapatan bersih meningkat. Dari sebelumnya rata-rata Rp10 juta hingga Rp15 juta perbulan, kini naik lebih dari Rp30 juta sebulan," jelas Amanu, Senin (17/3/2014).
Peningkatan pasanan terjadi karena pada masa kampanye seperti sekarang banyak caleg dan parpol yang membutuhkan kaos-kaos kampanye untuk dibagikan pada pendukungnya.
Tak hanya Amanu, berkah atas datangnya masa kampanye juga dirasakan para pengusaha sablon dan pengusaha percetakan lainnya. Selain kaos berlogo partai atau bertuliskan petunjuk nomor urut caleg, mereka juga kebanjiran pesanan aneka spanduk dan poster kampanye.
(gpr)
Lihat Juga :