Rupiah masih berpeluang terapresiasi
Selasa, 18 Maret 2014 - 08:58 WIB
Rupiah masih berpeluang terapresiasi
A
A
A
Sindonews.com - Sentimen positif yang sebelumnya mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), saat ini juga memberi imbas pada laju rupiah.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, penilaian terhadap peningkatan arus modal yang masuk (capital inflow) mendorong penguatan rupiah.
"Selain itu, penguatan Rupiah turut didukung penguatan dolar Australia dengan sentimen akan kenaikan bertahap RBA rate dari level saat ini 2,25 persen," kata dia, Selasa (18/3/2014).
Dengan demikian, laju rupiah melampaui level resisten Rp11.395. Dia memprediksi, rentang rupiah hari ini di kisaran Rp11.305-11.235 per USD mengacu kurs tengah BI.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.272 per USD atau menguat tajam 149 poin dibanding penutupan Jumat (14/3/2014) di level Rp11.421 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.292 per USD. Posisi sore ini terapresiasi 64 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.356 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, penilaian terhadap peningkatan arus modal yang masuk (capital inflow) mendorong penguatan rupiah.
"Selain itu, penguatan Rupiah turut didukung penguatan dolar Australia dengan sentimen akan kenaikan bertahap RBA rate dari level saat ini 2,25 persen," kata dia, Selasa (18/3/2014).
Dengan demikian, laju rupiah melampaui level resisten Rp11.395. Dia memprediksi, rentang rupiah hari ini di kisaran Rp11.305-11.235 per USD mengacu kurs tengah BI.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.272 per USD atau menguat tajam 149 poin dibanding penutupan Jumat (14/3/2014) di level Rp11.421 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.292 per USD. Posisi sore ini terapresiasi 64 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.356 per USD.
(rna)