Banyak manfaat, OJK ajak perusahaan masuk ke pasar modal
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:36 WIB
Banyak manfaat, OJK ajak perusahaan masuk ke pasar modal
A
A
A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkonsentrasi untuk meningkatkan jumlah perusahaan yang melantai atau masuk di pasar modal Indonesia.
Salah satu langkah yang diambil OJK adalah dengan penyelenggaraan cara Business Meeting 2014 "Entering The Market," yang digelar berkat kerja sama oleh OJK bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, dengan melantai di BEI, perusahaan yang bersangkutan akan mendapatkan banyak manfaat dan nilai tambah dari mulai kemudahan dalam memperoleh dana segar hingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.
"Kami mengajak perusahaan untuk masuk ke pasar modal. Banyak manfaatnya, tak hanya mendapatkan modal tetapi dengan menjadi perusahaan terbuka (tbk), perusahaan akan bisa memperbaiki struktur permodalan," kata Nurhaida.
Selain itu, tambah dia, dengan menjadi perusahaan terbuka, sebuah perusahaan dapat meningkatkan kredibilitas dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
"GCG kita harus bisa disejajarkan dengan perusahaan lain di seluruh dunia. Kegiatan ini sangat penting dan akan dilakukan di beberapa kota besar dan diadakan workshop penawaran umum. Kami berharap pemahaman kita semua tentang pentingnya manfaat go public," terang dia.
Hadir dalam acara yang ini, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dan Anggota Dewan Komisioner OJK, Direksi SRO, Ketua Asosiasi Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA).
Hadir pula, Ketua Asosiasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya, Ketua Asosiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Ketua Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo).
Salah satu langkah yang diambil OJK adalah dengan penyelenggaraan cara Business Meeting 2014 "Entering The Market," yang digelar berkat kerja sama oleh OJK bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa (18/3/2014).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, dengan melantai di BEI, perusahaan yang bersangkutan akan mendapatkan banyak manfaat dan nilai tambah dari mulai kemudahan dalam memperoleh dana segar hingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.
"Kami mengajak perusahaan untuk masuk ke pasar modal. Banyak manfaatnya, tak hanya mendapatkan modal tetapi dengan menjadi perusahaan terbuka (tbk), perusahaan akan bisa memperbaiki struktur permodalan," kata Nurhaida.
Selain itu, tambah dia, dengan menjadi perusahaan terbuka, sebuah perusahaan dapat meningkatkan kredibilitas dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
"GCG kita harus bisa disejajarkan dengan perusahaan lain di seluruh dunia. Kegiatan ini sangat penting dan akan dilakukan di beberapa kota besar dan diadakan workshop penawaran umum. Kami berharap pemahaman kita semua tentang pentingnya manfaat go public," terang dia.
Hadir dalam acara yang ini, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dan Anggota Dewan Komisioner OJK, Direksi SRO, Ketua Asosiasi Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA).
Hadir pula, Ketua Asosiasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ketua Asosiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya, Ketua Asosiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Ketua Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo).
(rna)