Wall Street reli dipicu pidato Putin

Rabu, 19 Maret 2014 - 08:54 WIB
Wall Street reli dipicu...
Wall Street reli dipicu pidato Putin
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat melanjutkan penguatan (reli) dipicu komentar Presiden Rusia Valdimir Putin yang menenangkan pasar.

Dalam pidatonya di parlemen, Putin mengatakan bahwa Rusia tidak menginginkan Ukraina untuk dipecah belah. Dia juga tidak ingin merebut bagian dari negara tersebut setelah menandatangani dekrit Krimea sebagai negara merdeka.

Indeks S&P 500 selama dua hari meningkat 1,7 persen dan menjadi kinerja terbaik sejak awal Februari tahun ini. Namun, tidak semua pelaku pasar yakin bahwa perkembangan atas Ukraina akan terus mengangkat pasar saham.

"Investor harus sangat berhati-hati karena sepertinya kondisi saat ini kemungkinan tidak berlangsung dalam jangka panjang," kata Kepala Investasi Commonwealth Financial Brad McMillan seperti dilansir Reuters, Rabu (19/3/2014).

Sementara sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat. Sektor teknologi naik 1,4 persen didukung reli saham Microsoft Corp (MSFT.O), yang menguat 4 persen menjadi USD39,55.

Sentimen lain yang mendukung adalah rapat FOMC, yang dimulai Selasa-Rabu waktu setempat. The Fed diperkirakan akan tetap melaksanakan rencana kebijakan pemangkasan stimulus seperti yang diumumkan sebelumnya. Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yang positif, seperti indeks harga konsumen AS naik 0,1 persen pada Februari juga menjadi sentimen positif di Wall Street.

Indeks Dow Jones berakhir naik 88,97 poin atau 0,55 persen menjadi 16.336.19; indeks S&P 500 naik 13,42 poin atau 0,72 persen menjadi 1.872,25 dan Nasdaq bertambah 53,364 poin atau 1,25 persen menjadi 4.333,31.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
31 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
49 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
58 menit yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
58 menit yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
1 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved