Perluas cakupan bisnis, Asei ubah nama
Rabu, 19 Maret 2014 - 12:14 WIB
Perluas cakupan bisnis, Asei ubah nama
A
A
A
Sindonews.com - Sejalan dengan restu yang diperoleh dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan untuk memperluas cakupan bisnisnya di bidang reasuransi, PT Asuransi Ekspor Indonesia (Asei) mengubah nama korporasinya menjadi PT Asei-Reasuransi Indonesia (Asei-Re).
Persetujuan itu diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang diselenggarakan perseroan pada 10 Maret 2014 lalu.
"Maksud dan tujuan perseroan adalah melakukan usaha di bidang asuransi kerugian dan memberikan jasa dalam pertanggungan ulang (reasuransi) terhadap resiko yang dihadapi oleh perusahan asuransi kerugian untuk menunjang peningkatan ekspor non-migas serta non-ekspor," kata Direktur Asei-Re Eko Wari Santoso di Kantornya, Rabu (19/3/2014).
Sebenarnya, Eko menjelaskan, Asei-Re selama ini telah menjalankan dua bidang bisnis di sektor asuransi dan reasuransi. Namun, khusus untuk reasuransi porsinya tidak besar.
Sejalan dengan pangsa pasar yang terus bertumbuh begitu besar, perseroan memandangnya sebagai peluang untuk memperluas cakupan bisnisnya di bidang reasuransi. Apalagi, kata Eko, kompetisi reasuransi di lokal kurang kapasitas, sehingga akan melakukan penempatan reasuransi di luar negri.
Dalam enam tahun terakhir hingga 2013, bisnis reasuransi yang dikelola perseroan menglami pertumbuhan sangat besar. Pada 2008, premi dari reasuransi diperoleh Rp9,02 miliar atau meningkat menjadi Rp180,8 miliar di 2013.
"Berapa besar pertangungannya, kita sedang kaji karena kita masih mengembangkan SDM yang kita punya semaksimal mungkin," pungkas dia.
Persetujuan itu diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang diselenggarakan perseroan pada 10 Maret 2014 lalu.
"Maksud dan tujuan perseroan adalah melakukan usaha di bidang asuransi kerugian dan memberikan jasa dalam pertanggungan ulang (reasuransi) terhadap resiko yang dihadapi oleh perusahan asuransi kerugian untuk menunjang peningkatan ekspor non-migas serta non-ekspor," kata Direktur Asei-Re Eko Wari Santoso di Kantornya, Rabu (19/3/2014).
Sebenarnya, Eko menjelaskan, Asei-Re selama ini telah menjalankan dua bidang bisnis di sektor asuransi dan reasuransi. Namun, khusus untuk reasuransi porsinya tidak besar.
Sejalan dengan pangsa pasar yang terus bertumbuh begitu besar, perseroan memandangnya sebagai peluang untuk memperluas cakupan bisnisnya di bidang reasuransi. Apalagi, kata Eko, kompetisi reasuransi di lokal kurang kapasitas, sehingga akan melakukan penempatan reasuransi di luar negri.
Dalam enam tahun terakhir hingga 2013, bisnis reasuransi yang dikelola perseroan menglami pertumbuhan sangat besar. Pada 2008, premi dari reasuransi diperoleh Rp9,02 miliar atau meningkat menjadi Rp180,8 miliar di 2013.
"Berapa besar pertangungannya, kita sedang kaji karena kita masih mengembangkan SDM yang kita punya semaksimal mungkin," pungkas dia.
(rna)
Lihat Juga :