Wall Street rebound dipicu membaiknya ekonomi AS

Jum'at, 21 Maret 2014 - 08:58 WIB
Wall Street rebound...
Wall Street rebound dipicu membaiknya ekonomi AS
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berhasil balik arah menguat (rebound) didukung data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang membaik setelah sebelumnya terkoreksi dipicu spekulasi atas komentar Gubernur the Fed Janet Yellen yang akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan.

Setelah beberapa pekan data ekonomi melambat karena faktor cuaca dingin yang ekstrim, data pasar tenaga kerja pada Kamis ini menunjukkan bahwa tunjangan pengganguran mendekati posisi terendah tiga bulanan. Sementara data the Fed Philadelphia menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur pada Maret menunjukkan kenaikan.

"Saya tidak melihat apapun yang membuat saya melompat kegirangan, tapi lebih seperti membara dan pelan-pelan meningkatkan perekonomian," kata Managing Director Wedbush Equity Management LCC Stephen Massocca seperti dilansir Reuters, Jumat (21/3/2014).

Saham sektor keuangan di indeks S&P 500 melonjak 1,7 persen. Setelah penutupan, the Fed menyatakan bahwa 29 dari 30 bank besar memenuhi batas minimum modal. Saham JP Morgan Chase & Co (JPM.N) naik 3,1 persen menjadi USD60,11 dan Citigroup Inc (CN) naik 2,6 persen menjadi USD50,22.

Sebelumnya dalam konferensi pers pertamanya sebagai Gubernur the Fed, Janet Yellen menyatakan bahwa kenaikan pertama suku bunga bisa dilakukan pada semester pertama tahun depan. Sementara kalangan analis berharap kenaikan tersebut dilakukan pada semester II/2015.

Indeks Dow Jones berakhir naik 108,88 poin atau 0,67 persen menjadi 16.331,05; indeks S&P 500 naik 11,24 poin atau 0,60 persen menjadi 1.872,01 dan Nasdaq menguat 11,684 poin atau 0,27 persen menjadi 4.319,286.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
55 menit yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
1 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
1 jam yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
1 jam yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved