38 investor akan tinjau lokasi kilang minyak Bontang
Jum'at, 21 Maret 2014 - 11:38 WIB
38 investor akan tinjau lokasi kilang minyak Bontang
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan Bontang, Kalimantan Timur sebagai lokasi pembangunan kilang minyak.
Sebelumnya telah berkonsultasi di Singapura bersama 38 investor, dan akhir bulan ini para investor akan meninjau langsung lokasi pembangunan kilang.
"Seperti yang disampaikan tadi, bahwa nanti rencananya akhir bulan ini mereka yang berminat akan meninjau langsung ke lapangan di Bontang," ungkap Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo di Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Menurutnya, kapasitas yang ditargetkan dalam kilang baru ini adalah 300 ribu barel per hari. Namun, ukuran bytes kilang Bontang tersebut belum dapat dipastikan besarannya. "Targetnya paling tidak 1x300 ribu barel per hari. Tapi kira-kira berapa bytes belum tahu," imbuhnya.
Sementara, Kepala Sub Direktorat Pengangkutan Minyak dan Gas Bumi, Isnaini menuturkan proses pembangunan kilang tersebut dilakukan dengan tahapan lelang. Yang dilakukan sekarang adalah tahap perencanaan dan penjajakan crude.
"Kita cari investor tapi belum ada, ini akan dilelang. Lelangnya belum bisa dipastikan, perencanaan dulu dan penjajakan crude. Satu kilang saja sebesar 300 ribu barel per hari," jelasnya.
Sebelumnya telah berkonsultasi di Singapura bersama 38 investor, dan akhir bulan ini para investor akan meninjau langsung lokasi pembangunan kilang.
"Seperti yang disampaikan tadi, bahwa nanti rencananya akhir bulan ini mereka yang berminat akan meninjau langsung ke lapangan di Bontang," ungkap Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo di Jakarta, Jumat (21/3/2014).
Menurutnya, kapasitas yang ditargetkan dalam kilang baru ini adalah 300 ribu barel per hari. Namun, ukuran bytes kilang Bontang tersebut belum dapat dipastikan besarannya. "Targetnya paling tidak 1x300 ribu barel per hari. Tapi kira-kira berapa bytes belum tahu," imbuhnya.
Sementara, Kepala Sub Direktorat Pengangkutan Minyak dan Gas Bumi, Isnaini menuturkan proses pembangunan kilang tersebut dilakukan dengan tahapan lelang. Yang dilakukan sekarang adalah tahap perencanaan dan penjajakan crude.
"Kita cari investor tapi belum ada, ini akan dilelang. Lelangnya belum bisa dipastikan, perencanaan dulu dan penjajakan crude. Satu kilang saja sebesar 300 ribu barel per hari," jelasnya.
(izz)
Lihat Juga :