UOB luncurkan Giro 88 serentak di 8 kota besar
Jum'at, 21 Maret 2014 - 18:04 WIB
UOB luncurkan Giro 88 serentak di 8 kota besar
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank UOB Indonesia menggelar grand launch UOB Giro 88 serentak di delapan kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar, dan Batam.
UOB Giro 88 memberikan peluang kepada nasabah yang ingin memaksimalkan hasil investasi dengan tingkat suku bunga hingga 6,88 persen. Bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), selain bisa mendapat tingkat return yang maksimal, mereka juga bisa melakukan efisiensi biaya operasional melalui delapan keuntungan yang terdapat pada UOB Giro 88.
Delapan keuntungan tersebut, yaitu gratis biaya administrasi, gratis cheque book setiap bulan, gratis transfer RTGS setiap bulan dalam bentuk cash back serta menikmati layanan cash management yang meliputi gratis layanan pembayaran gaji, gratis transaksi bulk payment, gratis layanan email statement, auto debit dan UOB info service.
Dipilihnya delapan kota ini karena memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan Giro 88 mencapai 82 persen sejak peluncuran perdana hingga grand launch. Di samping itu dominasi penyebaran UKM dan rata-rata pertumbuhan ekonomi daerah pada delapan kota tersebut termasuk tinggi.
Di sela-sela peluncuran dan penyerahan UOB Giro 88 secara simbolis kepada nasabah. Head of Business Banking Bank UOB Indonesia, Widjaja Hendra mengungkapkan, sejak diperkenalkan akhir Januari 2014, UOB Giro 88 berhasil menjaring lebih dari 1.000 nasabah baru dengan total dana sekitar Rp111 miliar hingga Februari 2014.
"Dengan pencapaian tersebut, Bank optimistis dapat mencapai target 15.000 nasabah hingga akhir tahun ini. Kami juga berharap, dengan berbagai fitur transaksional yang ditawarkan UOB Giro 88, dapat memperlancar bisnis pelaku UKM di Indonesia," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (21/3/2014).
Menurutnya, setiap nasabah UOB Giro 88 dapat menikmati hasil investasi yang menarik melalui tingkat suku bunga progresif hingga 6.88 persen per tahun, sesuai dengan jumlah dana yang ditempatkan.
Contohnya, lanjut dia, nasabah menempatkan dana sebesar Rp7 miliar dan memiliki saldo rata-rata rekening dalam satu bulan sebesar Rp5 miliar maka, bunga yang didapatkan pada bulan tersebut sebesar Rp23.8 juta. Angka ini jika diakumulasikan dalam setahun, bisa membantu meringankan biaya operasional pelaku UKM dan memaksimalkan hasil investasi.
UOB Giro 88 memberikan peluang kepada nasabah yang ingin memaksimalkan hasil investasi dengan tingkat suku bunga hingga 6,88 persen. Bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM), selain bisa mendapat tingkat return yang maksimal, mereka juga bisa melakukan efisiensi biaya operasional melalui delapan keuntungan yang terdapat pada UOB Giro 88.
Delapan keuntungan tersebut, yaitu gratis biaya administrasi, gratis cheque book setiap bulan, gratis transfer RTGS setiap bulan dalam bentuk cash back serta menikmati layanan cash management yang meliputi gratis layanan pembayaran gaji, gratis transaksi bulk payment, gratis layanan email statement, auto debit dan UOB info service.
Dipilihnya delapan kota ini karena memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan Giro 88 mencapai 82 persen sejak peluncuran perdana hingga grand launch. Di samping itu dominasi penyebaran UKM dan rata-rata pertumbuhan ekonomi daerah pada delapan kota tersebut termasuk tinggi.
Di sela-sela peluncuran dan penyerahan UOB Giro 88 secara simbolis kepada nasabah. Head of Business Banking Bank UOB Indonesia, Widjaja Hendra mengungkapkan, sejak diperkenalkan akhir Januari 2014, UOB Giro 88 berhasil menjaring lebih dari 1.000 nasabah baru dengan total dana sekitar Rp111 miliar hingga Februari 2014.
"Dengan pencapaian tersebut, Bank optimistis dapat mencapai target 15.000 nasabah hingga akhir tahun ini. Kami juga berharap, dengan berbagai fitur transaksional yang ditawarkan UOB Giro 88, dapat memperlancar bisnis pelaku UKM di Indonesia," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (21/3/2014).
Menurutnya, setiap nasabah UOB Giro 88 dapat menikmati hasil investasi yang menarik melalui tingkat suku bunga progresif hingga 6.88 persen per tahun, sesuai dengan jumlah dana yang ditempatkan.
Contohnya, lanjut dia, nasabah menempatkan dana sebesar Rp7 miliar dan memiliki saldo rata-rata rekening dalam satu bulan sebesar Rp5 miliar maka, bunga yang didapatkan pada bulan tersebut sebesar Rp23.8 juta. Angka ini jika diakumulasikan dalam setahun, bisa membantu meringankan biaya operasional pelaku UKM dan memaksimalkan hasil investasi.
(izz)
Lihat Juga :