Semen Baturaja bagi dividen 25% dari laba
Senin, 24 Maret 2014 - 15:21 WIB
Semen Baturaja bagi dividen 25% dari laba
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) berencana membagikan sebagian keuntungan bagi hasil ke pemegang saham dalam bentuk dividen sebesar Rp78,04 miliar atau 25 persen dari laba bersih tahun 2013 senilai Rp312,18 miliar.
Keputusan ini diambil dan disetuji oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan perseroan di Hotel Intercontinental Mid Plaza, Jakarta, Senin (24/3/2014).
"Dividen ini diberikan dengan porsi untuk pemerintah sebesar 76,24 persen atau Rp59,5 miliar dan publik sebesar 23,76 persen atau Rp18,5 miliar," kata Direktur Utama Semen Baturaja Pamudji Raharjo.
Dalam RUPST tersebut juga disetujui penggunaan laba bersih sebagai cadangan sebesar 75 persen dari laba bersih atau Rp234,1 miliar.
Pamudji menambahkan, pemegang saham juga memberikan wewenang dan kuasa kepada direksi perseroan dengan hak subtitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2013 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, memberikan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemegang saham seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2013 serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan dan fasilitas bagi direksi dan dewan komisaris untuk tahun buku 2014.
"Manajemen perseroan juga melaporkan pengunaan dana hasil penawaran umum perdana saham dan pelaksanaan program MESOP," pungkasnya.
Pada tahun lalu, perseroan membukukan laba bersih seebesar Rp312,18 miliar. Angka ini tumbuh 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya senilai rp298.51 miliar.
Keputusan ini diambil dan disetuji oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan perseroan di Hotel Intercontinental Mid Plaza, Jakarta, Senin (24/3/2014).
"Dividen ini diberikan dengan porsi untuk pemerintah sebesar 76,24 persen atau Rp59,5 miliar dan publik sebesar 23,76 persen atau Rp18,5 miliar," kata Direktur Utama Semen Baturaja Pamudji Raharjo.
Dalam RUPST tersebut juga disetujui penggunaan laba bersih sebagai cadangan sebesar 75 persen dari laba bersih atau Rp234,1 miliar.
Pamudji menambahkan, pemegang saham juga memberikan wewenang dan kuasa kepada direksi perseroan dengan hak subtitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2013 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, memberikan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemegang saham seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2013 serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan dan fasilitas bagi direksi dan dewan komisaris untuk tahun buku 2014.
"Manajemen perseroan juga melaporkan pengunaan dana hasil penawaran umum perdana saham dan pelaksanaan program MESOP," pungkasnya.
Pada tahun lalu, perseroan membukukan laba bersih seebesar Rp312,18 miliar. Angka ini tumbuh 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya senilai rp298.51 miliar.
(rna)
Lihat Juga :