MITI siap ekspansi ke sektor migas
Senin, 24 Maret 2014 - 18:54 WIB
MITI siap ekspansi ke sektor migas
A
A
A
Sindonews.com - PT Mitra Investindo Tbk (MITI) memutuskan untuk ekspansi ke usaha minyak dan gas (migas). Untuk itu, perseroan berencana mengakuisisi 90 persen saham Goldwater LS Pte Ltd senilai USD13,5 juta yang diambil dari internal dan right issue.
Direktur MITI, Diah Pertiwi Gandhi mengatakan, right issue akan dilakukan pada akhir semester pertama atau awal semester kedua. Nilai minimal right issue sama dengan nilai akuisisi 90 persen saham Goldwater. "Persisnya masih digodok. Nanti pasti akan diinformasikan," kata dia, Senin (24/3/2014).
Dia menjelaskan, ada beberapa alasan perseroan ekspansi ke sektor migas. Antara lain keuntungan yang diperoleh relatif lebih besar daripada sektor usaha pertambangan batu granit.
Bahkan, dalam dua hingga tiga tahun ke depan perseroan optimistis sektor migas bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar. Karena itu, tidak menutup kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan perseroan mengakuisisi perusahaan migas lain.
Namun, perseoan mengaku akan terlebih dahulu mengoptimalkan produksi lahan migas milik Goldwater yang terletak di Sorong, Papua. Pada 2012, lahan migas tersebut memiliki produksi sebesar 72 ribu barel/tahun.
Untuk diketahui, perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale and purchase agreement/CSPA) dengan Interra Resources Ltd dan Goldwaster Ls Pte Ltd.
Dalam CSPA disebutkan, Mitra Investindo akan mengakuisisi 90 persen saham Goldwaster Ls dari Interra. Goldwater merupakan perusahaan yang sahamnya 100 persen dimiliki oleh Interra. Selain itu, Goldwater memiliki anak usaha bernama IBN Oil Holdico Lts.
Direktur MITI, Diah Pertiwi Gandhi mengatakan, right issue akan dilakukan pada akhir semester pertama atau awal semester kedua. Nilai minimal right issue sama dengan nilai akuisisi 90 persen saham Goldwater. "Persisnya masih digodok. Nanti pasti akan diinformasikan," kata dia, Senin (24/3/2014).
Dia menjelaskan, ada beberapa alasan perseroan ekspansi ke sektor migas. Antara lain keuntungan yang diperoleh relatif lebih besar daripada sektor usaha pertambangan batu granit.
Bahkan, dalam dua hingga tiga tahun ke depan perseroan optimistis sektor migas bisa memberikan kontribusi yang jauh lebih besar. Karena itu, tidak menutup kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan perseroan mengakuisisi perusahaan migas lain.
Namun, perseoan mengaku akan terlebih dahulu mengoptimalkan produksi lahan migas milik Goldwater yang terletak di Sorong, Papua. Pada 2012, lahan migas tersebut memiliki produksi sebesar 72 ribu barel/tahun.
Untuk diketahui, perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale and purchase agreement/CSPA) dengan Interra Resources Ltd dan Goldwaster Ls Pte Ltd.
Dalam CSPA disebutkan, Mitra Investindo akan mengakuisisi 90 persen saham Goldwaster Ls dari Interra. Goldwater merupakan perusahaan yang sahamnya 100 persen dimiliki oleh Interra. Selain itu, Goldwater memiliki anak usaha bernama IBN Oil Holdico Lts.
(izz)
Lihat Juga :