BBRM catat peningkatan pendapatan 9% di 2013
Selasa, 25 Maret 2014 - 18:19 WIB
BBRM catat peningkatan pendapatan 9% di 2013
A
A
A
Sindonews.com - PT Pelayaran Nasional Buana Raya Tbk (BBRM) mencatatkan peningkatan pendapatannya sebesar 9 persen untuk tahun buku 2013.
Komisaris Independen BBRM, Hendra Iskandar Lubis menyampaikan, perusahaan memiliki perkembangan yang bagus, dan ada peningkatan pendapatan sebesar 9 persen menjadi USD37,3 juta per 31 Desember 2013 dari sebelumnya USD34,3 juta per 31 Desember 2012.
"Dan kita juga mencatatkan peningkatan aset sbesar USD24,3 juta dimana total aset perseroan pada tanggal 31 Desember 2013 itu USD164,3 juta, dibandingkan USD139,9 juta pada tanggal 31 Desember 2012," paparnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang digelar di Gedung Cyber 2, Mega Kuningan, Jakarta.
Sementara, untuk tahun ini sumber dana BBRM berasal dari dana internal perusahaan, ditambah dari pinjaman bank untuk melakukan pembelian kapal baru. "30 persen dari internal perusahaan dan 70 persen dari pinjaman, atau lebih," pungkasnya.
Sebelumnya, BBRM tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2013. Rencana itu telah disepakati oleh manajemen dan pemegang saham dalam RUPS perseroan.
Direktur Utama BBRM, Loa Siong Bun menuturkan, penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2013 akan dipergunakan untuk pembentukan cadangan dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 70 UU No.40 tahun 2007 tentang Perseroan terbatas sebesar USD10.000 atau sekitar 0,18 persen dari laba bersih.
"Sisanya sebesar USD5.486.881 atau sekitar 99,82 persen dari laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan," ungkap Loa.
Komisaris Independen BBRM, Hendra Iskandar Lubis menyampaikan, perusahaan memiliki perkembangan yang bagus, dan ada peningkatan pendapatan sebesar 9 persen menjadi USD37,3 juta per 31 Desember 2013 dari sebelumnya USD34,3 juta per 31 Desember 2012.
"Dan kita juga mencatatkan peningkatan aset sbesar USD24,3 juta dimana total aset perseroan pada tanggal 31 Desember 2013 itu USD164,3 juta, dibandingkan USD139,9 juta pada tanggal 31 Desember 2012," paparnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang digelar di Gedung Cyber 2, Mega Kuningan, Jakarta.
Sementara, untuk tahun ini sumber dana BBRM berasal dari dana internal perusahaan, ditambah dari pinjaman bank untuk melakukan pembelian kapal baru. "30 persen dari internal perusahaan dan 70 persen dari pinjaman, atau lebih," pungkasnya.
Sebelumnya, BBRM tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2013. Rencana itu telah disepakati oleh manajemen dan pemegang saham dalam RUPS perseroan.
Direktur Utama BBRM, Loa Siong Bun menuturkan, penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2013 akan dipergunakan untuk pembentukan cadangan dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 70 UU No.40 tahun 2007 tentang Perseroan terbatas sebesar USD10.000 atau sekitar 0,18 persen dari laba bersih.
"Sisanya sebesar USD5.486.881 atau sekitar 99,82 persen dari laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan," ungkap Loa.
(gpr)
Lihat Juga :