Kenaikan royalti tunggu persetujuan presiden

Rabu, 26 Maret 2014 - 17:21 WIB
Kenaikan royalti tunggu...
Kenaikan royalti tunggu persetujuan presiden
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Supriatna Sahala mengaku, hingga kini rencana kenaikan masih dibahas di Kementerian ESDM dan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Tidak hanya berhenti di sana, dia mengatakan, kebijakan kenaikan royalti harus disetujui oleh Presiden. “Sebelum PP ditandangani presiden harus dibahas di lintas kementerian dan berakhir di Menteri Perekonomian,” pungkasnya di Jakarta, Rabu (26/3/2014).

APBI sebelumnya mengusulkan penerapan kenaikan royalti berdasarkan indeks harga, yakni jika harga batubara HBA sudah di atas USD100 per ton. Sementara HBA rata-rata pada kuartal I/2014 berada di level USD 79,78 per ton atau turun 10 persen dibanding harga rata-rata periode yang sama 2013 sebesar USD88,66 perton.

Berdasarkan hasil focus group discussion (FGD) APBI yang digelar akhir tahun lalu, pengenaan kenaikan royalti diminta tidak diterapkan jika harga batu bara di bawah USD100 per ton.

Kementerian ESDM masih mengkaji rincian perubahan royalti tergantung jenis batu bara dan kalorinya. Dari royalti saat ini di kisaran 3-7 persen, Kementerian ESDM akan merinci perubahan royalti menjadi 10 persen, 12 persen dan 13,5 persen.

Namun berdasarkan rencana, royalti batu bara open pit untuk kalori kurang dari 5.100 Kkal/kg diperkirakan akan diubah menjadi 10 persen, kalori 5.100-6.100 sekitar 12 persen, dan kalori lebih dari 6.100 sebesar 13,5 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Damai Protes Bisnis...
Aksi Damai Protes Bisnis Kotor Batubara
Habiskan Rp4,6 Triliun,...
Habiskan Rp4,6 Triliun, Tambang Batu Bara Bawah Tanah Pertama di Indonesia Beroperasi
Negara-Negara yang Menghasilkan...
Negara-Negara yang Menghasilkan Emas Terbanyak di Dunia
Batu Bara Kembali Diekspor...
Batu Bara Kembali Diekspor Secara Bertahap
Bisnis Batu Bara Masih...
Bisnis Batu Bara Masih Membara, Harganya Diramal Terus Melambung Tinggi
Menakar Untung Rugi...
Menakar Untung Rugi Lonjakan Harga Batu Bara Bagi Indonesia
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
3 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
3 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved