Penjualan turun, laba Sampoerna Agor anjlok 63,8%
Kamis, 27 Maret 2014 - 11:07 WIB
Penjualan turun, laba Sampoerna Agor anjlok 63,8%
A
A
A
Sindonews.com - PT Sampoerna Agro tbk (SGRO) pada tahun lalu mencatat penurunan laba bersih sebesar 63,81 persen persen menjadi Rp119,12 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp329,2 miliar.
Laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Kamis (27/3/2014) menunjukkan bahwa turunnya laba bersih perseroan dipicu berkurangnya penjualan sebesar 14,38 persen menjadi Rp2,56 triliun dibanding 2012 senilai Rp2,99 triliun.
Seiring menurunnya penjualan, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp2,06 triliun dari Rp2,19 triliun. Namun, laba kotor perseroan masih tercatat menyusut menjadi Rp498,11 miliar dari Rp792,97 miliar.
Perseroan pada tahun lalu juga berhasil mengurangi beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp91,66 miliar dari Rp104,59 miliar, beban umum dan administrasi menajdi Rp205,7 miliar dari Rp216,03 miliar dan beban operasi lain menjadi Rp15,82 miliar dari Rp25,67 miliar. SGRO pada tahun lalu berhasil meningkatkan pendapatan operasi lain menjadi Rp51,36 miliar dari Rp39,92 miliar.
Adapun laba operasi perusahaan pada tahun lalu tergerus menjadi Rp236,28 miliar dari Rp486,6 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan menyusut menjadi Rp120,38 miliar dari Rp336,29 miliar. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun menjadi Rp63 dari Rp174 per saham.
Total aset perseroan pada akhir 2013 tercatat meningkay menjadi Rp4,51 triliun dibanding 2012 senilai Rp4,14 triliun. Sementara posisi kas dan setara kas akhir tahun berkurang menajdi Rp162,76 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp228,07 miliar.
Laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Kamis (27/3/2014) menunjukkan bahwa turunnya laba bersih perseroan dipicu berkurangnya penjualan sebesar 14,38 persen menjadi Rp2,56 triliun dibanding 2012 senilai Rp2,99 triliun.
Seiring menurunnya penjualan, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp2,06 triliun dari Rp2,19 triliun. Namun, laba kotor perseroan masih tercatat menyusut menjadi Rp498,11 miliar dari Rp792,97 miliar.
Perseroan pada tahun lalu juga berhasil mengurangi beban penjualan dan pemasaran menjadi Rp91,66 miliar dari Rp104,59 miliar, beban umum dan administrasi menajdi Rp205,7 miliar dari Rp216,03 miliar dan beban operasi lain menjadi Rp15,82 miliar dari Rp25,67 miliar. SGRO pada tahun lalu berhasil meningkatkan pendapatan operasi lain menjadi Rp51,36 miliar dari Rp39,92 miliar.
Adapun laba operasi perusahaan pada tahun lalu tergerus menjadi Rp236,28 miliar dari Rp486,6 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan menyusut menjadi Rp120,38 miliar dari Rp336,29 miliar. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun menjadi Rp63 dari Rp174 per saham.
Total aset perseroan pada akhir 2013 tercatat meningkay menjadi Rp4,51 triliun dibanding 2012 senilai Rp4,14 triliun. Sementara posisi kas dan setara kas akhir tahun berkurang menajdi Rp162,76 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp228,07 miliar.
(rna)
Lihat Juga :