DPK PermataBank Syariah naik 63%
Kamis, 27 Maret 2014 - 18:13 WIB
DPK PermataBank Syariah naik 63%
A
A
A
Sindonews.com - PermataBank Syariah mencatat dana pihak ketiga (DPK) meningkat 63 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp12,0 triliun. Total dana murah juga meningkat 43 persen seacara yoy menjadi Rp4,9 triliun,
Direktur Syariah PermataBank, Achmad K Permana mengatakan, basis pendanaan semakin beragam dan terus tumbuh berkelanjutan. Demikian juga dengan deposito berjangka yang meningkat 80 persen secara yoy menjadi Rp7,0 triliun. Dengan demikian komposisi dana murah (CASA) mencapai 41 persen dari total simpanan pada akhir 2013.
Selain itu, PermataBank Syariah juga mempertahankan tingkat permodalan yang sehat terhadap aktiva tertimbang menurut risiko dan mengakhiri periode dengan mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 18,82 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 19,37 persen.
Ekuitas pemegang saham tumbuh 52 persen yoy menjadi Rp1,6 triliun pada akhir 2013. Menurutnya, pada tahun ini akan penuh tantangan seiring perubahan dan pertumbuhan pada industri perbankan Syariah, lanskap peraturan (regulatory landscape) serta teknologi.
"Namun, prinsip kehati-hatian senantiasa tetap dikedepankan agar setiap risiko dapat kami kelola dengan baik," kata dia, Kamis (27/3/2014).
Selain itu, kenyamanan dan keleluasaan nasabah syariah dalam melakukan transaksi perbankan dapat juga dilaksanakan dengan menggunakan berbagai sarana e-Chanell seperti Permata ATM, PermataMobile, PermataNet, PermataTel, EDC Mini ATM (EMA) sebagaimana nasabah konvensional.
"Kami berharap hal ini dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan keluarganya," pungkas Achmad.
Direktur Syariah PermataBank, Achmad K Permana mengatakan, basis pendanaan semakin beragam dan terus tumbuh berkelanjutan. Demikian juga dengan deposito berjangka yang meningkat 80 persen secara yoy menjadi Rp7,0 triliun. Dengan demikian komposisi dana murah (CASA) mencapai 41 persen dari total simpanan pada akhir 2013.
Selain itu, PermataBank Syariah juga mempertahankan tingkat permodalan yang sehat terhadap aktiva tertimbang menurut risiko dan mengakhiri periode dengan mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 18,82 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 19,37 persen.
Ekuitas pemegang saham tumbuh 52 persen yoy menjadi Rp1,6 triliun pada akhir 2013. Menurutnya, pada tahun ini akan penuh tantangan seiring perubahan dan pertumbuhan pada industri perbankan Syariah, lanskap peraturan (regulatory landscape) serta teknologi.
"Namun, prinsip kehati-hatian senantiasa tetap dikedepankan agar setiap risiko dapat kami kelola dengan baik," kata dia, Kamis (27/3/2014).
Selain itu, kenyamanan dan keleluasaan nasabah syariah dalam melakukan transaksi perbankan dapat juga dilaksanakan dengan menggunakan berbagai sarana e-Chanell seperti Permata ATM, PermataMobile, PermataNet, PermataTel, EDC Mini ATM (EMA) sebagaimana nasabah konvensional.
"Kami berharap hal ini dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan keluarganya," pungkas Achmad.
(izz)
Lihat Juga :