Harga naik, keuntungan petani cabai melonjak 100%
Jum'at, 28 Maret 2014 - 10:33 WIB
Harga naik, keuntungan petani cabai melonjak 100%
A
A
A
Sindonews.com - Naiknya harga cabai memberikan berkah tersendiri bagi para petani cabai. Dengan harga cabai yang terjadi saat ini, para petani mengaku bisa meraup keuntungan hingga dua kali lipat dibandingkan harga normal.
Naiknya harga cabai hingga mencapai Rp80 ribu per kilogram (kg) sangat dinikmati para petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim). Salah satunya Mohamad Gufron, petani cabai di Desa Drobokan, Kecamatan Mojowagung, Jombang.
Dia mengakui di pasaran harga cabai saat ini mencapai lebih dari Rp80 ribu per kg. "Tapi dari petani harganya masih berkisar antara Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kg," katanya, Jumat (28/3/2014).
Meski demikian, petani mengaku sudah sangat senang karena kenaikan harga tersebut sudah sangat tinggi dibandingkan harga sebelumnya. Dengan biaya tanam sebesar Rp28 juta per hektare, biasanya dia dapat memanen lebih dari dia ton cabai.
Hasilnya, dengan harga normal sekitar Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kg, Gufron dapat meraup hasil penjualan hingga Rp60 juta. Namun, jika harganya melonjak seperti sekarang, pihaknya dapat meraup hasil hingga lebih dari Rp120 juta.
Menurutnya, kenaikan harga ini disebabkan banyak tanaman cabai di daerah sentranya seperti Kediri dan Malang rusak akibat sering terjadinya cuaca buruk beberapa waktu lalu. Akibatnya, stok cabai di pasar menipis sehingga harganya naik.
Meski demikian, para petani berharap harga cabai akan segera kembali stabil agar terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat. Tingginya harga cabai juga membuat petani harus ekstra waspada menjaga tanaman cabainya. Sehingga tak heran, jika malam hari mereka mengaku harus rajin mengontrol atau menjaganya.
Naiknya harga cabai hingga mencapai Rp80 ribu per kilogram (kg) sangat dinikmati para petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim). Salah satunya Mohamad Gufron, petani cabai di Desa Drobokan, Kecamatan Mojowagung, Jombang.
Dia mengakui di pasaran harga cabai saat ini mencapai lebih dari Rp80 ribu per kg. "Tapi dari petani harganya masih berkisar antara Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kg," katanya, Jumat (28/3/2014).
Meski demikian, petani mengaku sudah sangat senang karena kenaikan harga tersebut sudah sangat tinggi dibandingkan harga sebelumnya. Dengan biaya tanam sebesar Rp28 juta per hektare, biasanya dia dapat memanen lebih dari dia ton cabai.
Hasilnya, dengan harga normal sekitar Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kg, Gufron dapat meraup hasil penjualan hingga Rp60 juta. Namun, jika harganya melonjak seperti sekarang, pihaknya dapat meraup hasil hingga lebih dari Rp120 juta.
Menurutnya, kenaikan harga ini disebabkan banyak tanaman cabai di daerah sentranya seperti Kediri dan Malang rusak akibat sering terjadinya cuaca buruk beberapa waktu lalu. Akibatnya, stok cabai di pasar menipis sehingga harganya naik.
Meski demikian, para petani berharap harga cabai akan segera kembali stabil agar terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat. Tingginya harga cabai juga membuat petani harus ekstra waspada menjaga tanaman cabainya. Sehingga tak heran, jika malam hari mereka mengaku harus rajin mengontrol atau menjaganya.
(izz)
Lihat Juga :