ICBP-JC Comsa bentuk perusahaan patungan
Jum'at, 28 Maret 2014 - 12:00 WIB
ICBP-JC Comsa bentuk perusahaan patungan
A
A
A
Sindonews.com - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mendirikan perusahaan patungan (joint venture/JV) bernama PT Indofood Comsa Sukses Makmur.
Dalam laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2014) dijelaskankan bahwa perseroan bersama dengan JC Comsa Corporation (JC Comsa) telah melakukan penandatangan perjanjian JV pada hari kemarin (Rabu, 27/3/2014).
Indofood Comsa Sukses Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan restaurant chain. Perusahaan ini didirikan dengan modal disetor sebesar Rp18,53 miliar.
Adapun kepemilikan saham perseroan di perusahaan patungan tersebut adalah mayoritas atau mencapai 51 persen. Sedangkan perusahaan Jepang yang sahamnya tercatat di Jasdaq Stock Exchange sebesar 49 persen.
Perseroan pada tahun lalu membukukan laba bersih sebesar Rp2,23 triliun, naik 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya Rp2,18 triliun. Naiknya laba tersebut seiring meningkatnya penjualan bersih konsolidasi sekitar 15,6 persen menjadi Rp25,09 triliun dari 2012 senilai Rp21,72 triliun.
Kenaikan tersebut, terutama didorong naiknya volume penjualan pada seluruh devisi utama dan kenaikan harga jual rata-rata. Divisi terbesar perseroan adalah mi instan yang berkontribusi sebesar 68 persen, diikuti dairy 18 persen, makan ringan 7 persen, penyedap makanan 4 persen, nutrisi dan makanan khusus 2 persen serta minuman 1 persen.
Dalam laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2014) dijelaskankan bahwa perseroan bersama dengan JC Comsa Corporation (JC Comsa) telah melakukan penandatangan perjanjian JV pada hari kemarin (Rabu, 27/3/2014).
Indofood Comsa Sukses Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan restaurant chain. Perusahaan ini didirikan dengan modal disetor sebesar Rp18,53 miliar.
Adapun kepemilikan saham perseroan di perusahaan patungan tersebut adalah mayoritas atau mencapai 51 persen. Sedangkan perusahaan Jepang yang sahamnya tercatat di Jasdaq Stock Exchange sebesar 49 persen.
Perseroan pada tahun lalu membukukan laba bersih sebesar Rp2,23 triliun, naik 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya Rp2,18 triliun. Naiknya laba tersebut seiring meningkatnya penjualan bersih konsolidasi sekitar 15,6 persen menjadi Rp25,09 triliun dari 2012 senilai Rp21,72 triliun.
Kenaikan tersebut, terutama didorong naiknya volume penjualan pada seluruh devisi utama dan kenaikan harga jual rata-rata. Divisi terbesar perseroan adalah mi instan yang berkontribusi sebesar 68 persen, diikuti dairy 18 persen, makan ringan 7 persen, penyedap makanan 4 persen, nutrisi dan makanan khusus 2 persen serta minuman 1 persen.
(rna)
Lihat Juga :