Laba bersih Gudang Garam naik tipis jadi Rp4,3 T
Jum'at, 28 Maret 2014 - 14:29 WIB
Laba bersih Gudang Garam naik tipis jadi Rp4,3 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) sepanjang 2013 mencatat kenaikan laba bersih sebesar 7,98 persen menjadi Rp4,33 triliun dibanding 2012 senilai Rp4,01 triliun.
Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2014) menunjukkan bahwa naiknya laba bersih tersebut didukung meningkatnya pendapatan sekitar 12,96 persen menjadi Rp55,44 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp49,08 triliun.
Kendati demikian, naiknya pendapatan diikuti naiknya biaya pokok penjualan menjadi Rp44,56 triliun dari Rp39,84 triliun, namun pendapatan pada tahun lalu turun menjadi Rp62,08 miliar dari Rp73,3 miliar. Sedangkan, beban usaha tercatat naik menjadi Rp4,22 triliun dari Rp3,18 triliun.
Perseroan pada tahun lalu berhasil menekan beban lainnya menjadi Rp7,2 miliar dari Rp37,17 miliar dan rugi bersih menurun menjadi Rp12,97 miliar dari Rp17,66 miliar. Adapun laba usaha bertambah menjadi Rp6,69 triliun dari Rp6,03 triliun. Ini diikuti naiknya beban bunga menjadi Rp655,52 miliar dari Rp495,04 miliar.
Sementara laba tahun berjalan tercatat meningkat menjadi Rp4,38 triliun dari Rp4,07 triliun. Laba per saham tahun lalu tercatat naik menjadi Rp2.250 dari tahun sebelumnya Rp2.086 per saham. Siang ini, harga saham GGRM berada pada harga Rp49.500. Angka ini naik 350 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp49.150 per saham.
Total aset perusahaan hingga akhir tahun lalu mencapai Rp50,77 triliun, dengan jumlah pinjaman sebesar Rp21,35 triliun. Sedangkan total aset pada 2012 senilai Rp41,51 triliun, dengan pinjaman sevesar Rp14,9 triliun.
Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/3/2014) menunjukkan bahwa naiknya laba bersih tersebut didukung meningkatnya pendapatan sekitar 12,96 persen menjadi Rp55,44 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp49,08 triliun.
Kendati demikian, naiknya pendapatan diikuti naiknya biaya pokok penjualan menjadi Rp44,56 triliun dari Rp39,84 triliun, namun pendapatan pada tahun lalu turun menjadi Rp62,08 miliar dari Rp73,3 miliar. Sedangkan, beban usaha tercatat naik menjadi Rp4,22 triliun dari Rp3,18 triliun.
Perseroan pada tahun lalu berhasil menekan beban lainnya menjadi Rp7,2 miliar dari Rp37,17 miliar dan rugi bersih menurun menjadi Rp12,97 miliar dari Rp17,66 miliar. Adapun laba usaha bertambah menjadi Rp6,69 triliun dari Rp6,03 triliun. Ini diikuti naiknya beban bunga menjadi Rp655,52 miliar dari Rp495,04 miliar.
Sementara laba tahun berjalan tercatat meningkat menjadi Rp4,38 triliun dari Rp4,07 triliun. Laba per saham tahun lalu tercatat naik menjadi Rp2.250 dari tahun sebelumnya Rp2.086 per saham. Siang ini, harga saham GGRM berada pada harga Rp49.500. Angka ini naik 350 poin dibanding penutupan sore kemarin di level Rp49.150 per saham.
Total aset perusahaan hingga akhir tahun lalu mencapai Rp50,77 triliun, dengan jumlah pinjaman sebesar Rp21,35 triliun. Sedangkan total aset pada 2012 senilai Rp41,51 triliun, dengan pinjaman sevesar Rp14,9 triliun.
(rna)
Lihat Juga :