Laba Gudang Garam Kuartal I 2021 Turun 28% Jadi Rp1,74 Triliun

Selasa, 04 Mei 2021 - 11:15 WIB
loading...
Laba Gudang Garam Kuartal...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp1,74 triliun atau turun 28,61 persen dibanding 31 Maret 2020 sebesar Rp2,44 triliun. Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp29,74 triliun atau naik 9,11 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,26 triliun dengan laba per saham dasar Rp908.

Baca Juga: 19 Kereta Jarak Jauh Beroperasi pada 6-17 Mei, KAI: Bukan untuk Mudik

Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas sigaret kretek mesin, sigaret kretek tangan, rokok klobot, kertas karton dan lainnya. Sigaret kretek mesin menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp27,16 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp24,76 triliun, sigaret kretek tangan tercatat Rp2,18 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp2,15 triliun.

Kemudian, kertas karton tercatat Rp386,54 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp317,47 miliar, lainnya tercatat Rp8,28 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp24,22 miliar dan rokok klobot tercatat Rp5,27 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp6,10 miliar. Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas ekspor dan lokal, dimana pendapatan lokal tercatat sebesar Rp29,30 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp26,93 triliun dan ekspor tercatat Rp437,79 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp325,25 miliar.

GGRM mencatatkan adanya peningkatan beban pokok penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp25,83 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp22,31 triliun. Beban usaha juga meningkat menjadi Rp1,79 triliun dari sebelumnya Rp1,70 triliun serta beban lainnya juga naik menjadi Rp1,04 miliar dari sebelumnya Rp1,03 miliar.

Baca Juga: Bus Berstiker Boleh Wara-wiri Saat Larangan Mudik, Kok Bisa?

Sementara itu, kas bersih dari aktivitas operasi tercatat Rp9,95 triliun, kas bersih untuk aktivitas investasi tercatat Rp1,03 triliun dan kas bersih untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp6 triliun. Gudang Garam mencatatkan liabilitas sebesar Rp19,55 triliun dan ekuitas Rp60,26 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp79,82 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp78,19 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Dorong Peningkatan Tabungan, BNI Cetak Laba Rp21,5 Triliun Sepanjang 2024
Rekomendasi
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Berita Terkini
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved