Sekar Bumi cetak penjualan tahun lalu Rp1,3 T
Senin, 31 Maret 2014 - 12:36 WIB
Sekar Bumi cetak penjualan tahun lalu Rp1,3 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) sepanjang 2013 membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,3 triliun, naik 72,48 persen dibanding 2012 senilai Rp753,71 miliar.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/3/2014) menunjukkan bahwa naiknya penjualan bersih tersebut seiring dengan meningkatnya beban pokok penjualan sekitar 69,14 persen menjadi Rp1,15 triliun dari Rp679,91 miliar.
Di sisi lain, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi makanan beku tersebut juga mencatat kenaikan beban penjualan menjadi Rp42,38 miliar dari Rp33,3 miliar, beban administrasi dan umum naik menjadi Rp39,81 miliar dari Rp29,58 miliar, beban bunga dan denda bunga melonjak menjadi Rp8,94 miliar dai Rp2,32 miliar dan denda pajak menjadi Rp144,54 juta dari Rp37,28 juta.
Kendati demikian, perseroan mencatat pendapatan sewa sebesar Rp19,18 miliar dari tahun sebelumnya tidak ada, pendapatan bunga deposito dan jasa giro juga naik menjadi Rp278,24 juta dari Rp152,71 juta. Adapun, laba selisih kurs melesat menjadi Rp21,43 miliar dibanding 2012 hanya Rp2,51 miliar.
Dengan catatan tersebut, perseroan pada tahun lalu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp58,72 miliar. Angka itu naik 369,76 persen dibanding 2012 senilai Rp12,5 miliar. Adapun laba bersih per saham dasar melonjak menjadi Rp67 dibanding tahun sebelumnya Rp15 per saham.
Sementara total aset perseroan pada akhir tahun lalu mencapai Rp497,65 miliar, naik 72,22 persen dari tahun sebelumnya Rp288,96 miliar. Sedangkan saldo per akhir tahun lalu tercatat bertambah menjadi Rp169 miliar dari Rp104,97 miliar.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/3/2014) menunjukkan bahwa naiknya penjualan bersih tersebut seiring dengan meningkatnya beban pokok penjualan sekitar 69,14 persen menjadi Rp1,15 triliun dari Rp679,91 miliar.
Di sisi lain, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi makanan beku tersebut juga mencatat kenaikan beban penjualan menjadi Rp42,38 miliar dari Rp33,3 miliar, beban administrasi dan umum naik menjadi Rp39,81 miliar dari Rp29,58 miliar, beban bunga dan denda bunga melonjak menjadi Rp8,94 miliar dai Rp2,32 miliar dan denda pajak menjadi Rp144,54 juta dari Rp37,28 juta.
Kendati demikian, perseroan mencatat pendapatan sewa sebesar Rp19,18 miliar dari tahun sebelumnya tidak ada, pendapatan bunga deposito dan jasa giro juga naik menjadi Rp278,24 juta dari Rp152,71 juta. Adapun, laba selisih kurs melesat menjadi Rp21,43 miliar dibanding 2012 hanya Rp2,51 miliar.
Dengan catatan tersebut, perseroan pada tahun lalu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp58,72 miliar. Angka itu naik 369,76 persen dibanding 2012 senilai Rp12,5 miliar. Adapun laba bersih per saham dasar melonjak menjadi Rp67 dibanding tahun sebelumnya Rp15 per saham.
Sementara total aset perseroan pada akhir tahun lalu mencapai Rp497,65 miliar, naik 72,22 persen dari tahun sebelumnya Rp288,96 miliar. Sedangkan saldo per akhir tahun lalu tercatat bertambah menjadi Rp169 miliar dari Rp104,97 miliar.
(rna)
Lihat Juga :