Harga batu bara turun, ITMG pasang target konservatif

Rabu, 02 April 2014 - 11:51 WIB
Harga batu bara turun,...
Harga batu bara turun, ITMG pasang target konservatif
A A A
Sindonews.com - Akibat harga batu bara global turun, PT Indo Tambangray Megah Tbk (ITMG) memasang target produksinya dalam skala lebih konservatif.

Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung menyebutkan, ITMG pada tahun 2014 hanya menargetkan volume produksi batu bara sebesar 29,5 juta ton per tahun.

"Target kita 29,5 juta ton, hanya naik sedikit dari produksi di 2012 sebanyak 29,4 juta ton," kata dia di Darmawangsa Hotel, Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Sepanjang tahun 2013, penjualan bersih ITMG tercatat menurun menjadi USD2,18 miliar dibandingkan tahun sebelumnya senilai USD2,44 miliar. Sedangkan laba bersih turun menjadi USD230,48 juta dari sebelumnya USD432,04 juta.‬

Sementara beban lain-lain yang dibukukan sepanjang 2013 naik menjadi USD188,246 juta dari tahun sebelumnya senilai USB150,06 juta. Sementara aset perseroan menurun jadi USD1,39 miliar dari USD1,49 miliar. Jumlah kas dan setara kas hingga akhir 2013 sebesar USD288,707 juta.

Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung mengaku turunnya nilai penjualan batu bara yang dijual perseroan terutama dikontribusi oleh turunnya harga batu bara global.

"Penjualan bersih menurun 11 persen. Secara global harga batu bara turun, tren market dunia juga turun," kata Edward.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Aneka Gas Industri...
PT Aneka Gas Industri Berubah Nama Jadi PT Samator Indo Gas
Gubernur Erzaldi Sepakati...
Gubernur Erzaldi Sepakati Kerjasama dengan PT Paidi Indo Porang
Kasus Suap Benur, KPK...
Kasus Suap Benur, KPK Panggil Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik
Perkuat Ekspansi Bisnis...
Perkuat Ekspansi Bisnis Nasional, Dahua Kolaborasi PT ECS Indo Jaya
Nasabah Minta Masa Pendaftaran...
Nasabah Minta Masa Pendaftaran Utang PKPU PT MPIP Diperpanjang
Siapa yang Harus Bertanggung...
Siapa yang Harus Bertanggung Jawab pada Kasus PT Mahkota?
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved