RI masih hadapi ketidakpastian global 3-5 tahun

Sabtu, 05 April 2014 - 15:49 WIB
RI masih hadapi ketidakpastian...
RI masih hadapi ketidakpastian global 3-5 tahun
A A A
Sindonews.com - Meskipun kinerja ekonomi nasional Indonesia sedang mengalami peningkatan yang positif, namun Indonesia harus mewaspadai ketidakpastian global.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan, ekonomi Indonesia masih akan menghadapi ketidakpastian global dalam 3-5 tahun ke depan.

"Oleh karena itu, tugas kita bersama tetap menjaga dan semakin meningkatkan fundamental ekonomi" kata Firmanzah dikutip dari laman setkab, Sabtu (5/4/2014).

Untuk menghadapi ketidakpastian global tersebut, menurut dia, semua pihak harus tetap menjaga dan meningkatkan fundamental ekonomi yang kuat dan berdaya saing tinggi. Selain dari segi kenaikan surplus, penguatan nilai rupiah, perbaikan neraca pembayaran dan perdagangan, inflasi yang terjaga serta peningkatan cadangan devisa, ada faktor lain yang turut mendukung.

“Stabilitas Pemilu 2014 perlu kita jaga, koordinasi otoritas fiskal-moneter-sektor riil perlu terus kita tingkatkan, kebijakan industrialisasi dan hilirisasi secara konsisten perlu kita lakukan," ujar dia.

Di samping itu, pembangunan infrastruktur juga perlu terus dipercepat, peningkatan produktivitas tenaga kerja dan sumber daya manusia, meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan teknologi serta program-program pemberdayaan masyarakat dan UMKM juga perlu terus ditingkatkan.

Melalui hal-hal itu, Firmanzah menegaskan bahwa Indonesia akan siap menghadapi ketidakpastian global sekaligus akan membentuk Indonesia menjadi negara yang kuat dan memiliki daya saing tinggi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
10 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
17 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved