Pemerintah batasi impor terigu

Minggu, 06 April 2014 - 16:46 WIB
Pemerintah batasi impor...
Pemerintah batasi impor terigu
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mulai membatasi kuota impor tepung terigu. Hal ini guna melindungi industri lokal yang menjadi tidak berkembang lantaran produk terigu impor membanjiri pasar di tanah air.

Pembatasan kuota impor ini diberlakukan untuk tiga negara pemasok terigu terbesar di Indonesia, yaitu Ukraina, Turki, dan Srilanka.

"Dengan negara tertuduh Turki, Srilanka, dan Ukraina kita sudah menentukan 441.141 ton. Turki alokasi kuotanya 251.420 ton, Srilanka 136.754 ton, dan Ukraina 22.057 ton. Negara lain besarannya 30.088 ton," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI, Bachrul Chairi baru-baru ini.

Selain itu, pemerintah juga membatasi importasi tepung terigu tersebut dengan hanya bisa dilakukan melalui tujuan Belawan, Pulau Baru, Panjang Lampung, Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta.

"Kita pernah mengenakan bea masuk perdagangan sementara 20 persen terhadap negara-negara tersebut. Karena dari hasil kajian terjadi injuri terhadap industri dalam negeri. Salah satu sindromnya adalah industri tidak bisa berkembang, dan itu artinya kerugian industri dalam negeri," jelasnya.

Karena itu, pihaknya mengenakan bea masuk sementara selama 200 hari untuk 20 persen. "Kalau terbukti kita bisa mengenakan aturan berikutnya yang permanen," pungkas Bachrul.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
29 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
49 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved