RI diharapkan jadi basis produksi Kawasaki terbesar Asia
Selasa, 08 April 2014 - 13:34 WIB
RI diharapkan jadi basis produksi Kawasaki terbesar Asia
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi berharap PT Kawasaki Motor Indonesia (PT KMI) sebagai penyumbang kontribusi motor sport tanah air.
Menurutnya, tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai tujuan pemasaran, tetapi juga basis produksi Kawasaki terbesar di Asia untuk memenuhi pasar ekspor.
Hal tersebut diungkapkan Lutfi saat menghadri acara peresmian pabrik kedua PT KMI sekaligus peluncuran ekspor Motor Kawasaki Ninja RR Mono ke Filipina di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, hari ini.
"Ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk industri manufaktur dan substitusi impor industri manufaktur. Sehingga dapat meningkatkan neraca perdagangan industri manufaktur, yang pada akhirnya dapat meraih surplus dan meningkatkan cadangan devisa negara," ungkapnya, Selasa (8/4/2014).
Lutfi mengatakan, Kemendag akan terus mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan ekspornya. Strategi yang dilakukan guna meningkatkan ekspor. Yakni melalui kegiatan promosi, pengamanan perdagangan, dan peningkatan daya saing yang meliputi aspek regulasi dan fasilitasi, hilirisasi dan substitusi impor, serta aspek infrastruktur.
"Strategi peningkatan ekspor tersebut tentu akan berhasil jika seluruh stakeholders yang terlibat, yaitu kementerian terkait, asosiasi, dan dunia usaha dapat bersama-Sama secara bersinergi mewujudkannya, termasuk tentunya dari PT Kawasaki Motor Indonesia," jelasnya.
Sekedar informasi, negara tujuan utama ekspor sepeda motor dan komponen sebagian besar adalah negara di kawasan Asia Tenggara yaitu Singapura 30,22 persen, Filipina 15,50 persen, Thailand 11,53 persen, Malaysia 10,24 persen, dan Vietnam 8,10 persen. Sedangkan pangsa ekspor ke Jepang mencapai 5,83 persen dari total ekspor sepeda motor dan komponen Indonesia pada 2013.
Sementara, dari data ASEAN Automotive Federation (AFF), angka penjualan sepeda motor di Indonesia pada 2013 mengalami kenaikan sebesar 9 persen atau sebanyak 7.771.014 unit sepeda motor dibandingkan 2012 sebanyak 7.141.586 unit sepeda motor.
Menurutnya, tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai tujuan pemasaran, tetapi juga basis produksi Kawasaki terbesar di Asia untuk memenuhi pasar ekspor.
Hal tersebut diungkapkan Lutfi saat menghadri acara peresmian pabrik kedua PT KMI sekaligus peluncuran ekspor Motor Kawasaki Ninja RR Mono ke Filipina di Kawasan Industri MM2100 Cikarang Barat, hari ini.
"Ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk industri manufaktur dan substitusi impor industri manufaktur. Sehingga dapat meningkatkan neraca perdagangan industri manufaktur, yang pada akhirnya dapat meraih surplus dan meningkatkan cadangan devisa negara," ungkapnya, Selasa (8/4/2014).
Lutfi mengatakan, Kemendag akan terus mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan ekspornya. Strategi yang dilakukan guna meningkatkan ekspor. Yakni melalui kegiatan promosi, pengamanan perdagangan, dan peningkatan daya saing yang meliputi aspek regulasi dan fasilitasi, hilirisasi dan substitusi impor, serta aspek infrastruktur.
"Strategi peningkatan ekspor tersebut tentu akan berhasil jika seluruh stakeholders yang terlibat, yaitu kementerian terkait, asosiasi, dan dunia usaha dapat bersama-Sama secara bersinergi mewujudkannya, termasuk tentunya dari PT Kawasaki Motor Indonesia," jelasnya.
Sekedar informasi, negara tujuan utama ekspor sepeda motor dan komponen sebagian besar adalah negara di kawasan Asia Tenggara yaitu Singapura 30,22 persen, Filipina 15,50 persen, Thailand 11,53 persen, Malaysia 10,24 persen, dan Vietnam 8,10 persen. Sedangkan pangsa ekspor ke Jepang mencapai 5,83 persen dari total ekspor sepeda motor dan komponen Indonesia pada 2013.
Sementara, dari data ASEAN Automotive Federation (AFF), angka penjualan sepeda motor di Indonesia pada 2013 mengalami kenaikan sebesar 9 persen atau sebanyak 7.771.014 unit sepeda motor dibandingkan 2012 sebanyak 7.141.586 unit sepeda motor.
(izz)
Lihat Juga :