Laba bersih Intermedia Capital naik 173,6%

Kamis, 10 April 2014 - 12:35 WIB
Laba bersih Intermedia...
Laba bersih Intermedia Capital naik 173,6%
A A A
Sindonews.com - PT Intermedia Capital, yang akan segera mencatatkan sahamnya di Bursa dengan kode saham MDIA selama tahun 2013 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp118,9 miliar atau meningkat 173 persen dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar Rp43,5 miliar.

Untuk kenaikan pendapatan sebesar 36,8 persen menjadi Rp835,5 miliar dibandingkan pendapatan 2012 sebesar Rp610,8 miliar. Pertumbuhan yang tinggi tersebut menghasilkan lonjakan EBITDA sepanjang tahun 2013 sebesar Rp280,7 miliar atau tumbuh sebesar 64,4 persen.

Pertumbuhan kinerja keuangan 2013 didorong oleh pertumbuhan belanja iklan bersih di industri media. Sepanjang tahun 2013, pendapatan iklan di 10 TV nasional terkemuka diperkirakan meningkat 25,8 persen menjadi Rp65,9 triliun.

Presiden Direktur Intermedia Capital Erick Thohir mengatakan, kinerja IMC selama tahun 2013 sangat memuaskan dan di atas ekspektasi perusahaan.

"Kami sangat bangga IMC dapat terus meningkatkan kinerjanya dan berhasil menjalankan kegiatan operasional tetap efisien, sehingga marjin EBITDA terus meningkat dari tahun ke tahun," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Untuk memperkuat posisinya di industri media nasional, IMC melalui anak usahanya ANTV terus berusaha memberikan konten-konten yang menarik dan berkualitas kepada masyarakat Indonesia.

Erick menambahkan, selain memanfaatkan momentum event Piala Dunia 2014, ke depannya IMC tetap mengandalkan peluncuran program-program baru yang diproduksi secara in-house untuk terus meningkatkan pangsa pasar dan pendapatan.

Selain mampu memaksimalkan marjin laba, produksi in-house juga memberikan keleluasaan dalam pengendalian mutu produk. Perseroan juga lebih fleksibel untuk beradaptasi dengan tren dan perubahan di pasar serta menyesuaikan diri dengan keinginan pemirsa. Pada akhir 2013 jumlah produksi in-house ANTV sudah mencapai 68 persen.

"Tahun ini, produksi in-house ANTV kami targetkan dapat meningkat hingga 75 persen, sehingga biaya produksi akan semakin efisien," imbuh dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apresiasi atas Keberhasilan...
Apresiasi atas Keberhasilan Perusahaan Mengembangkan SDM
Korupsi Pengelolaan...
Korupsi Pengelolaan Emas, Kejagung Periksa Direktur PT Royal Raffles Capital
Apresiasi atas Keberhasilan...
Apresiasi atas Keberhasilan Perusahaan Terapkan Human Capital
Apresiasi atas Upaya...
Apresiasi atas Upaya Transformasi Human Capital Perusahaan
MNC Sekuritas Gandeng...
MNC Sekuritas Gandeng PT Capital Asset Management Edukasi Mahasiswa Universitas Tazkia Bogor
Askrindo Syariah Raih...
Askrindo Syariah Raih Penghargaan HC Award 2022
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved