Astra Sedaya raih pinjaman sindikasi USD670 juta

Kamis, 10 April 2014 - 16:35 WIB
Astra Sedaya raih pinjaman...
Astra Sedaya raih pinjaman sindikasi USD670 juta
A A A
Sindonews.com - Anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, PT Astra Sedaya Finance (ASF) meraih pinjaman sindikasi perbankan sekitar USD670 juta.

Sindikasi pinjaman (syndicated loan) tersebut berasal lebih dari 30 bank Jepang, Taiwan dan Asia lainnya. Perusahaan pembiayaan yang tergabung dalam grup pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) ini juga berencana melakukan aksi korporasi berupa Obligasi Berkelanjutan II Astra Sedaya Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2014 senilai Rp1,95 triliun.

Presiden Direktur Astra Sedaya Finance Jodjana Jody mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor.

"Untuk memenuhi target di tahun 2014, tentunya kami membutuhkan pendanaan dari obligasi, pinjaman dan juga dari alternatif pendanaan lainnya," kata Jody dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dana senilai Rp1,95 triliun yang diperoleh dari Obligasi Berkelanjutan II Astra Sedaya Finance dengan Tingkat Bunga Tetap tahap III terdiri dari tiga Seri. Seri A dengan jangka waktu 370 hari dengan bunga 9,60 persen, Seri B dengan jangka waktu 36 bulan dengan bunga 10,50 persen dan Seri C dengan jangka waktu 48 bulan dengan bunga 10,60 persen.

Penjamin pelaksana emisi obligasi (underwritter) adalah PT BCA Sekuritas, PT CIMB Securitas Indonesia, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. Untuk penerbitan Obligasi Berkelanjutan Tahap III ini ASF memperoleh peringkat AAA (idn) dari Fitch.

Sementara itu, untuk sindikasi perbankan dari bank-bank Jepang, Taiwan dan Asia lainnya menghasilkan pendanaan sebesar USD670 juta untuk Astra Sedaya Finance. Bertindak sebagai mandated lead arranger adalah The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., CIMB Bank Berhard, Singapore Branch.

Selain itu, dari Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd., CTBC Bank Co., Ltd., DBS Bank Ltd., The Korea Development Bank, Malayan Banking Berhad, Mizuho Bank Ltd., The Royal Bank of Scotland Plc., Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan United Overseas Bank Limited.

Jody menambahkan, perusahaannya meraih kinerja pembiayaan yang baik di kuartal I/2014 dengan membiayai lebih dari 51.000 unit kendaraan dengan total pembiayaan senilai Rp6,7 triliun. Pada tahun ini, Astra Sedaya mempunyai target pembiayaan sebesar Rp24 triliun.

"Untuk mencapai target tersebut ASF akan memperluas jaringan usaha baik melalui pembukaan outlet baru maupun sinergi outlet dengan FIF Group," tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usung Pendidikan Trilingual,...
Usung Pendidikan Trilingual, PT Summarecon Kenalkan Sekolah Terpadu Sedaya Bintang di Bandung
4 Produk PT Astra International,...
4 Produk PT Astra International, Bukan Hanya Otomotif
OJK Bekukan Perusahaan...
OJK Bekukan Perusahaan Pembiayaan PT Daya Sembada Finance, Kenapa?
Kerjasama PT MNC Finance...
Kerjasama PT MNC Finance dan PT Pos Indonesia
Naik 20%, Penjualan...
Naik 20%, Penjualan Mobil Grup Astra Tembus 413.464 Unit per September 2022
Daftar 15 Jurusan Kuliah...
Daftar 15 Jurusan Kuliah Paling Dibutuhkan PT Astra International
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
1 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
1 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
2 jam yang lalu
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
2 jam yang lalu
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved