Wall Street lanjutkan kenaikan didukung saham unggulan

Rabu, 16 April 2014 - 08:41 WIB
Wall Street lanjutkan...
Wall Street lanjutkan kenaikan didukung saham unggulan
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir kembali menguat didukung keuntungan saham-saham unggulan, seperti Coca-Cola dan Johnson & Johnson.

Saham Coca-Cola Co (KO.N) melonjak 3,7 persen menjadi USD40,18 dan menjadi salah satu saham di indeks S&P 500 yang membukukan kenaikan terbesar setelah berhasil mencatat pendapatan kuartalan di atas estimasi didukung kuatnya penjualan di China. Sementara saham Johnson & Johnson (JNJ.N) naik 2,1 persen menjadi USD99,20 setelah mampu membukukan laba bersih juga di atas estimasi.

"Pasar saham mencoba menstabilkan dan investor mencari emiten berkualitas tinggi dengan pendapatan dan harga saham yang stabil," kata Kepala Strategi Investasi di Key Private Bank Bruce McCain seperti dilansir Reuters, Rabu (16/4/2014).

Adapun tiga indeks saham utama di Amerika Serikat (AS) sempat terkoreksi sebelum rebound pada penutupan perdagangan.

Indeks Dow Jones ditutup naik 89,32 poin atau 0,55 persen menjadi 16.262,56; indeks S&P 500 naik 12,37 poin atau 0,68 persen menjadi 1.842,98 dan Nasdaq bertambah 11,47 poin atau 0,29 persen menjadi 4.034,16.

Sekitar 58 persen saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange ditutup menguat, sedangkan sekitar 50 persen saham yang terdaftar di Nasdaq berakhir menurun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
9 jam yang lalu
Infografis
Kenaikan Uang Kuliah...
Kenaikan Uang Kuliah Tunggal Akhirnya Resmi Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved