Saham BCA jatuh terimbas kasus korupsi Hadi Poernomo

Selasa, 22 April 2014 - 10:04 WIB
Saham BCA jatuh terimbas...
Saham BCA jatuh terimbas kasus korupsi Hadi Poernomo
A A A
Sindonews.com - Saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan pagi ini dibuka langsung terkoreksi 225 poin atau 2,01 persen menjadi Rp10.950 per lembar saham.

Adapun harga saham BBCA pada penutupan perdagangan kemarin berada pada level Rp11.175 per lembar saham. Namun, pada pukul 10.00 WIB hari ini, harga saham perseroan sedikit menguat dibanding pembukaan pagi tadi menjadi Rp11.000 per lembar saham.

Saham BBCA pada pukul 10.00 WIB tercatat ditransaksikan sebanyak 495 kali. Nilai transaksi mencapai Rp79,14 miliar dengan volume sebanyak 7,195 juta saham.

Pelemahan saham BBCA terseret ditetapkannya mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap permohonan keberatan pajak yang diajukan BCA saat Hadi menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak periode 2002-2004.

Pada Juli 2004, Hadi memerintahkan Direktur PPh untuk mengubah kesimpulan keberatan wajib pajak BCA yang sebelumnya menolak menjadi menerima seluruh keberatan. Akibatnya, surat keberatan pajak atas transaksi penjualan non perfoming loan (NPL) sebesar Rp5,7 triliun tersebut disinyalir merugikan negara senilai Rp375 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Digelar Satu Bulan,...
Digelar Satu Bulan, BCA Expoversary Online 2021 Gaet 1 Juta Pengunjung
Bank Royal Ganti Nama...
Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
BCA Kanwil IV Catatkan...
BCA Kanwil IV Catatkan Laba Rp1,46 Triliun
Permudah Layanan kepada...
Permudah Layanan kepada Nasabah, BCA Relokasi KCU Metro
BCA Ajak Desa Binaan...
BCA Ajak Desa Binaan Lestarikan Lingkungan Lewat Pengelolaan Sampah
Kuartal I 2020, BCA...
Kuartal I 2020, BCA Kantongi Laba Bersih Rp6,6 Triliun
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved