Ekspansi usaha, TAXI butuh dana Rp1,5 T

Senin, 28 April 2014 - 15:23 WIB
Ekspansi usaha, TAXI...
Ekspansi usaha, TAXI butuh dana Rp1,5 T
A A A
Sindonews.com - PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) membutuhkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk membiayai ekspansi perseroan pada 2014 dan 2015.

Dana tersebut dialokasikan sebagai belanja modal tahun ini sekitar Rp700 miliar, yang ditujukan untuk membiayai upaya ekspansi armada. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk belanja modal tahun depan.

"Kami berencana mendapatkan pendanaan sampai dengan Rp1,5 triliun untuk membiayai ekspansi perseroan di tahun 2014 dan 2015," ujar Direktur Keuangan TAXI David Santoso usai RUPST di Hotel Four Seasons Jakarta, Senin (28/4/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, ekspansi tersebut akan dilakukan dengan menambah armada taksi reguler sebanyak 2.000 unit. Untuk saat ini, jumlah armada taksi Express telah mencapai 10 ribu unit.

"Selain itu, pendanaan juga bersumber dari pinjaman. Kontribusinya 70 persen dari pinjaman dan sisanya internal cash," tambah dia.

Dengan rencana strategis peningkatan armada, efisiensi dan peningkatan jasa layanan tersebut, perseroan menargetkan peningkatan laba sebesar 20 persen pada 2014.

Saat ini, perseroan juga tengah mengkaji kemungkinan untuk membuka cabang di beberapa Kota di Indonesia, seperti di Medan dan Pekanbaru. Namun, rencana itu masih dalam kajian lantaran perlu persetujuan pemerintah daerah setempat.

"Kami optimis menghadapi tahun 2014 yang semakin kompetitif. Perseroan akan fokus untuk menjaga dan meningkatkan kinerja yang memuaskan ini. Express Group berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah kepada para stakeholder dan shareholders kami," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Armada Logistik,...
Perkuat Armada Logistik, PT Jaya Utama Putra Transindo Terima 10 Unit Truk Foton
Luncurkan Food Truck...
Luncurkan Food Truck Raffi Express, PT SKB Bangkitkan UMKM
J&T Express Beri Bantuan...
J&T Express Beri Bantuan 30 Ton Beras ke Gugus Tugas COVID-19 Jatim
Hanya Satu Hari, Diskon...
Hanya Satu Hari, Diskon 25% Kirim Barang Pakai Rail Express dari Jakarta
KPK Panggil Komisaris...
KPK Panggil Komisaris Utama PT Asabri terkait Kasus PT DI
Woodside Australia-BUMD...
Woodside Australia-BUMD Jatim Kembangkan Regasifikasi LNG Hub
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
37 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
54 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved