Perusahaan tambang kalori rendah terancam gulung tikar

Senin, 28 April 2014 - 18:04 WIB
Perusahaan tambang kalori...
Perusahaan tambang kalori rendah terancam gulung tikar
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Ikatan Ahli Geologi Indonesia Siggih Widagdo mengatakan, saat ini tren penurunan harga batu bara membuat laba bersih emiten turun hingga 25 persen. Sehingga, berpotensi menutup perusahaan tambangnya.

Dampak ini sangat dirasakan bagi perusahaan tambang yang memproduksi kalori rendah. "Perusahaan menengah dengan kalori rendah pasti akan tutup," kata dia di Jakarta, Senin (28/4/2014).

Dia memastikan perusahaan tambang batu bara skala menengah dengan kalori rendah dipastikan melakukan efisiensi di segala elemen untuk tetap bertahan. Tapi dengan harga batu bara yang terus turun potensi tutupnya semakin besar.

Pihaknya memperdiksi penurunan harga batu bara akan terjadi pada 2015. Jika saat ini berada dikisaran USD73 per ton maka tahun depan diperkirakan masih di bawah USD90 per ton.

Sementara, Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) memperkirakan Harga Acuan Batubara (HBA) pada kuartal II/2014 diprediksi berada pada level USD73-USD75 per ton atau lebih rendah dibanding Kuartal I/2014.

Rata-rata harga batu bara kuartal I/2014 mengalami penurunan menjadi USD77,42 atau turun sebesar 13 persen di banding periode yang sama di 2013 sebesar USD89,00 per ton.

Direktur Eksekutif APBI, Supriatna Suhala mengatakan, kondisi pasar batu bara yang masih oversuply menjadi sentimn negatif bagi harga batu bara. Di sisi lain, banyak pelaku banyak pelaku tambang batu bara yang memproduksi batu bara dengan kadar kalori rendah.

"Kita perlu was-was dengan kondisi seperti ini jika harga batu bara turun terus bisa default terutama bagi perusahaan-perusahaan penambang batubara kalori rendah," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Batubara Akan Digunakan...
Batubara Akan Digunakan Untuk Menyimpan Hidrogen
Tak Penuhi Pasokan Domestik,...
Tak Penuhi Pasokan Domestik, 34 Perusahaan Batu Bara Kehilangan Dolar
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
Prospek Batubara di...
Prospek Batubara di Kuartal II Tergantung Kebijakan China
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Tujuan Ekspor Batu Bara Indonesia
Pemerintah Diminta Aktif...
Pemerintah Diminta Aktif Susun Strategi Cegah Pertambangan Tanpa Izin
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
25 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
37 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved