Prospek Batubara di Kuartal II Tergantung Kebijakan China

Rabu, 13 Januari 2021 - 15:04 WIB
loading...
Prospek Batubara di...
Prospek batubara di kuartal II tahun ini sangat bergantung pada kebijakan negara-negara importir, khususnya China. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, prospek batubara di awal tahun 2021 masih positif apalagi menjelang Tahun Baru Imlek. Namun pada kuartal berikutnya akan sangat bergantung pada kebijakan dari negara-negara importir batu bara, khususnya China.

Selain itu, pemulihan ekonomi global juga akan memengaruhi permintaan batubara tahun ini. "Proyeksi masih fluktuatif dan awal tahun diperkirakan masih akan cukup bagus apalagi menjelang Tahun Baru Imlek biasanya demand agak tinggi di kuartal I," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga: APBI Harap Penghapusan Sanksi DMO Batu Bara Berlanjut di 2021
Meski begitu, masih ada tantangan dari sisi suplai karena cuaca dengan curah hujan cukup tinggi. "Produksi sedikit terkendala tetapi dengan terkendalanya produksi tentu akan berakibat ke harga juga karena suplainya jadi terganggu. Di sisi lain demand meningkat," imbuhnya.

Dia juga menyambut baik kebijakan pemerintah menghapus sanksi terhadap produsen batubara yang tidak memenuhi persentase minimal penjualan batubara untuk kepentingan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) di tahun 2020 lalu.

Menurut dia, perusahaan batubara tetap berkomitmen untuk memenuhi pasar dalam negeri namun karena perbedaan kualitas dan pasar yang kecil menjadi hambatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Rekomendasi
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved