Angka pengangguran di Zona Euro turun jadi 11,8%

Jum'at, 02 Mei 2014 - 18:32 WIB
Angka pengangguran di...
Angka pengangguran di Zona Euro turun jadi 11,8%
A A A
Sindonews.com - Angka pengangguran di Zona Euro merayap turun menjadi 11,8 persen pada Maret 2014, dengan tanda-tanda perbaikan masih kecil. Kerusakan akibat krisis ekonomi terhadap prospek pekerjaan bagi kaum muda disorot terutama di Yunani dan Spanyol.

Dilansir dari Business Times, Jumat (1/5/2014), badan statistik Eropa, Eurostat mencatat sebanyak 18.910.000 orang masih menganggur di 18 negara anggota Zona Euro pada Maret 2014, turun 22.000 dari tingkat Februari, dan 316.000 dari tahun sebelumnya.

Ekonomi Zona Euro sedang berjuang dengan kecepatan berbeda dalam pertumbuhan dan jauh dari penurunan krisis, tetapi berefek pada pengangguran mendekati rekor tertinggi di beberapa negara. Ekonom memperingatkan hal itu akan terus terjadi.

Negara Zona Euro yang terburuk adalah Yunani, dengan tingkat pengangguran mencapai 26,7 persen dari angkatan kerja. Tingkat pengangguran teredah terdapat di Austria di angka 4,9 persen, diikuti Jerman 5,1 persen.

Tekanan di Zona Euro terbantu Irlandia dan Portugal. Tingkat pengangguran di Irlandia pada Maret sebesar 11,8 persen, turun sedikit dari bulan sebelumnya 11,9 persen. Sementara Portugal tidak berubah 15,2 persen.

Sementara di 28 negara Uni Eropa pengangguran datang di angka 10,5 persen, hampir tidak ada perubahan dari bulan sebelumnya. Namun, lebih baik dibandingkan bulan yang sama pada 2013, sebesar 10,9 persen.

Eurostat juga menunjukkan tingkat pengangguran kaum muda pada Maret 2014, turun jadi 23,7 persen, dibandingkan tingkat 24,0 persen pada tahun sebelumnya.

Pada Maret, ada lebih dari 3,4 juta orang pengangguran berusia di bawah 25 tahun di Zona Euro. Negara-negara dengan tingkat pengangguran muda tertinggi adalah Yunani (56,8 persen) dan Spanyol (53,9 persen). Sementara tingkat terbaik berada di Jerman dan Austria, masing-masing 7,8 persen dan 9,5 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
McLaren Kenalkan Mesin...
McLaren Kenalkan Mesin Baru, Tenaga Lebih Besar & Lolos Euro7
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
Harga Energi Meroket,...
Harga Energi Meroket, Inflasi Zona Euro Capai Rekor Tertinggi
Teknologi EURO 4 di...
Teknologi EURO 4 di Kendaraan Niaga Diperkenalkan di GIIAS 2025
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Ikuti Jejak AS, Bank...
Ikuti Jejak AS, Bank Sentral Eropa Kerek Suku Bunga ke Rekor Tertinggi Sejak Tahun 2000
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
49 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved