WIKA targetkan kontrak baru tumbuh 28,5%

Sabtu, 03 Mei 2014 - 12:52 WIB
WIKA targetkan kontrak...
WIKA targetkan kontrak baru tumbuh 28,5%
A A A
Sindonews.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan tahun ini akan memperoleh total kontrak yang dihadapi sebesar Rp49,97 triliun. Target ini naik 28,56 persen terhadap target 2013 sebesar Rp38,87 triliun.

"Total kontrak dihadapi ini terdiri dari target kontrak baru 2014 sebesar Rp25,83 triliun dan carry over dari 2013 sebesar Rp24,14 triliun," kata Corporate Secretary WIKA Natal Argawan Pardede dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (3/5/2014).

Dia melanjutkan, komposisi perolehan kontrak baru WIKA 2014 terdiri dari induk perusahaan sebesar 70 persen dan anak perusahaan 30 persen. Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan (termasuk penjualan proyek JO) Rp18,82 triliun atau naik 22,84 persen dari target 2013 sebesar Rp15,41 triliun.

Sementara, laba bersih (laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk) 2014 ditargetkan dapat diperoleh sebesar Rp678,65 miliar. "Angka itu naik 22,27 persen dari target 2013 sebesar Rp555,06 miliar," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
27 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved