Pemerintah diminta tegaskan mainan tak wajib SNI

Minggu, 04 Mei 2014 - 13:02 WIB
Pemerintah diminta tegaskan...
Pemerintah diminta tegaskan mainan tak wajib SNI
A A A
Sindonews.com – Pemerintah telah menetapkan bahwa 30 April 2014 lalu, barang mainan anak yang ada di Indonesia harus memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), yang menandakan barang mainan tersebut aman untuk dimainkan oleh anak-anak. Sementara untuk 23 jenis mainan yang dikategorikan mainan pehobi tidak diwajibkan untuk berlabel SNI.

Menanggapi hal itu, Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan (AIMI) Eko Wibowo Utomo mengatakan, perlu ketegasan dari pemerintah tentang barang mainan apa saja yang berkategori mainan pehobi, yang tidak memerlukan sertifikat SNI.

“Ada 23 mainan yang dikecualikan tidak wajib SNI. Mainan barang-barang yang dianggap barang hobi. Tapi itu juga belum ada ketegasan dari pemerintah. Intinya harus dibuat petunjuknya yang jelas supaya pas nanti pelaksanaan jangan sampai barang yang tidak wajib SNI ini dibilang wajib SNI,” ungkapnya ketika dihubungi Sindonews, Minggu (4/5/2014).

Banyak pengusaha, imbuh dia, yang takut nanti dipermasalahkan lantas mendaftarkan semua barangnya untuk diproses mendapatkan label SNI. Hal ini menurut Eko, tentu akan menambah dan memperbesar biaya produksi (cost of production).

“Tapi kan itu juga nambah biaya, mengada-ada jadinya. Kalau memang tidak wajib SNI, ya enggak usah. Tapi harus tegas pemerintahnya,” ujar dia.

Eko menegaskan, pemerintah jangan hanya membuat aturan hanya dari sisi pemerintah saja. Menurutnya, dalam aturan internasional pun ada standarnya untuk barang mainan pehobi tersebut.

“Ada aturan internasional juga yang mengatur bahwa ini bukan mainan. Bukan untuk yang 14 tahun ke bawah. Tapi ini barang hobi, barang koleksi yang memang bukan buat SNI. Nah itu yang harus dipahami. Ini kan ada standar internasionalnya, sekarang belum ada ketegasan. Mengajukan ke perindustrian juga ditolak, dasar penolakannya juga aneh kadang-kadang. Enggak mau mengerti,” tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Kuasai Pasar,...
Dorong Kuasai Pasar, Menteri Johnny Tegaskan Dukungan untuk Industri Game
Prospek Bagus, Industri...
Prospek Bagus, Industri Game Indonesia Hasilkan 1,1 Miliar USD
Riot Games Siap Luncurkan...
Riot Games Siap Luncurkan Valorant Secara Gratis untuk PC
Sutradara God of War...
Sutradara God of War Ingin Ciptakan Game Superhero Serupa Hawkeye
EA Boyong Game Eksklusif...
EA Boyong Game Eksklusif ke Steam dan Berikan Layanan EA Access
Indonesia Menjadi Negara...
Indonesia Menjadi Negara Pertama yang Meluncurkan Ragnarok Frontier
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved