Indocement kurang setuju kenaikan TDL industri

Selasa, 13 Mei 2014 - 17:56 WIB
Indocement kurang setuju...
Indocement kurang setuju kenaikan TDL industri
A A A
Sindonews.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengaku kurang setuju atas kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk industri yang sudah mulai diberlakukan awal bulan ini.

Meski belum sepenuhnya menggunakan listrik dalam pengoperasian pabrik, Indocement tetap merasa beban operasional akan bertambah dan mencapai angka yang tinggi.

"Memang benar, kenaikan TDL memberikan efek besar bagi perusahaan, namun selama ini kami hanya menggunakan listrik 60-65 persen sisanya menggunakan batu bara dan gas," ujar Direktur Utama INTP, Christian Kartawijaya di Wisma Indocement, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Christian mengatakan, kenaikan TDL berdampak pada pembiayaan perusahaan yang naik 8 persen. "Cost kami naik 5-8 persen, tapi kalau kami ingin menaikkan harga, kami juga harus memikirkan suplai dan demand," jelasnya.

Selain itu, perseroan memutuskan menaikkan harga semen secara bertahap sebesar 1-2 persen dalam dua bulan ke depan. "Kami mesti berhati-hati pada pasokan suplai dan demand. Kalau harga naik terlalu cepat, takut market share down," ujarnya.

Christian mengaku tak khawatir mengambil keputusan menaikkan harga produksinya. Sebab, setiap industri pasti menaikkan harga hasil produksinya, karena terbebani tingginya biaya produksi. "Kenaikan ini terjadi semua company semen," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Jumbo Infrastruktur...
Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
Hingga Juni, Penjualan...
Hingga Juni, Penjualan Domestik Indocement Tumbuh 8,8%
RUPST Indocement Putuskan...
RUPST Indocement Putuskan Pembagian Dividen Rp1,8 Triliun
Terpapar Pandemi, Laba...
Terpapar Pandemi, Laba Bersih Indocement Terkuras 5,02 Persen
Industri Semen Mulai...
Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Seribu Karyawan Indocement...
Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
7 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
14 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
39 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved