Tiket kereta tambahan Lebaran ludes terjual

Jum'at, 16 Mei 2014 - 09:38 WIB
Tiket kereta tambahan...
Tiket kereta tambahan Lebaran ludes terjual
A A A
Sindonews.com - Tiket kereta tambahan Lebaran yang dijual secara online mengalami kendala. Calon pembeli terutama yang berdomisili di Jakarta kesulitan masuk website resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) beralamat di www.kereta-api.co.id.

Sulitnya mengakses situs PT KAI membuat sebagian warga mendatangi Stasiun Pasar Senen.

Adi Putra Nugroho, calon pemudik mengaku harus begadang hingga pukul 05.00 WIB untuk bisa mengakses situs PT KAI dan situs penyedia tiket lainnya. Pria yang hendak mudik ke Surabaya, Jawa Timur dari Jakarta ini akhirnya harus mencari solusi lain, yakni membeli tiket tujuan Surabaya dari Bandung, sehingga pada hari H, dirinya harus ke Bandung terlebih dahulu.

"Semoga pada 27 Juli mendatang tidak ada keterlambatan agar saya bisa ontime tiba di Bandung," ujarnya, Jumat (16/5/2014).

Hal serupa dialami Dian Firmansyah. Dirinya meminta bantuan temannya untuk saling mengakses situs PT KAI. Tidak hanya itu, temannya yang sibuk mengakses website, sang istri pergi ke agen penjualan tiket. Dirinya mengaku hampir menyerah karena tidak bisa masuk ke website PT KAI, hingga akhirnya istrinya berhasil mendapatkan tiket.

"Padahal sebelumnya sudah diklaim tiket habis," tuturnya.

Hal berbeda diungkapkan Slamet Riyadi. Dia mengakses website KAI sampai pukul 02.30 WIB dan tak berhasil karena tak pernah bisa bisa masuk ke situs. Kemudian pada pukul 08.00 WIB, dia mencoba masuk kembali ke situs dan berhasil mendapatkan tiga tiket dewasa dan satu tiket bayi.

"Padahal sebelumnya sudah putus asa untuk tidak mudik Lebaran ini," katanya.

Direktur SDM dan IT PT KAI Kuncoro Wibowo mengatakan, sulitnya situs KAI diakses lantaran di saat yang sama banyak masyarakat yang juga mengakses situs tersebut. Untuk wilayah Jakarta saja ada sekitar 10 ribu orang yang mengakses situs PT KAI, sementara server memiliki keterbatasan.

Dia memastikan bahwa penjualan tiket secara online bertujuan agar semuanya fair. Dia mengakui memang ada upaya monopoli dari beberapa pihak, namun selanjutnya PT KAI memblok username dari pengakses yang diduga melakukan monopoli.

"Memang ada yang memesan dalam jumlah besar, tapi ketika pembayaran tidak dilunasi, sehingga tiket kita lepas kembali dan akun orang tersebut kita blok," ujarnya.

Dia mengatakan, tenggat waktu calon penumpang dari mulai membeli hingga melakukan pembayaran adalah tiga jam, sehingga untuk masyarakat yang hendak membeli secara online agar memakai trik, di mana setiap tiga jam membuka kembali situs PT KAI.

"Ini merupakan cara efektif, namun jika memang ada yang menduga petugas bermain dengan calo bisa dilaporkan," tuturnya.

Kepala Humas PT KAI Daop I Agus Komarudin mengatakan, tidak semua tiket Lebaran habis. Hanya di tanggal tertentu saja habis, seperti dari tanggal 24-28 Juli, tiket untuk seluruh jurusan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah habis, namun untuk tanggal 21-23 Juli masih tersedia. Tidak hanya itu, tiket masih tersedia untuk tanggal 29-31 Juli.

Tiket yang masih ada yakni, Kuto Jaya Utara Lebaran tujuan Kutoarjo, Kebumen untuk keberangkatan 21-23 Juli, 29-31 Juli, Tawang Jaya tujuan Semarang Poncol tersedia pada 21-23 Juli dan 28-29 Juli. Selain itu, Matarmaja Jaya tujuan Malang tersedia tanggal 30-31 Juli, Kertajaya Lebaran tujuan Surabaya Pasar Turi tersedia pada 29-31 Juli.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
21 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved