KAI Semarang berlakukan jadwal baru

Jum'at, 16 Mei 2014 - 16:51 WIB
KAI Semarang berlakukan...
KAI Semarang berlakukan jadwal baru
A A A
Sindonews.com - Per 1 Juni PT KA Daop IV Semarang mulai memberlakukan jadwal perjalanan kereta api baru. Adanya jadwal baru ini, menyusul sudah beroperasinya double track lintas utara.

Ka Daop IV Semarang Wawan Ariyanto mengatakan, seluruh KA yang melintas di jalur utara Jawa mengalami perubahan jadwal baik kedatangan maupun keberangkatan. Jadwal baru mulai diberlakukan 1 Juni pukul 00.00. Dengan adanya perubahan jadwal ini masyarakat diharapkan bisa menyesuaikan.

Perubahan jadwal perjalanan KA ini sesuai dengan Grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2014. Dalam Gapeka 2014, terdapat penambahan jumlah KA, seperti KA penumpang jarah jauh di Jawa mengalamni penambahan KA dari 138 KA kini menjadi 182 KA.

Khusus untuk KA dengan tujuan Jakarta terjadi perubahan jam keberangkatan pada hampir seluruh KA. Hal ini dilakukan untuk menghindari penuhnya traffic perjalanan KA lintas Jabodetabek pada jam-jam sibuk. Dengan jadwal baru tersebut semua KA luar kota yang masuk ke Jakarta harus sebelum jam, 05.00 pagi, sehingga tidak mengganggu KRL.

“Faktor utama perubahan ini selain karena sudah beroperasinya rel ganda juga karena adanya penyesuaian jadwal KA jarak jauh tujuan Jakarta dengan jadwal operasi KRL,” katanya di Kantor Daop IV Semarang, Jum’at (16/5/2014).

Sementara itu terkait dengan mulai dioperasikannya jalur Ganda Lintas utara Jawa, frekwensi persilangan dan penyusulan KA mengalami penurunan drastis. Jika pada Gapeka 2013 terjadi 18.863 persilangan dengan beroperasinya jalur ganda kini menjadi 7643 persilangan.

Wawan mengatakan, dengan beroperasinya jalur ganda, juga akan menghemat waktu sampai dengan 45 menit, karena puncak kecepatan menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. “Waktu perjalanan makin singkat, contohnya Jakarta-Surabaya yang biasanya ditempuh selama 9 jam 30 menit, menjadi hanya 9 jam,” imbuhnya.

Wawan menyatakan, per 1 Juni selain pemberlakuan jadwal baru, mulai 1 Juni pula untuk pemesanan tiket KA di luar stasiun tidak dikenakan cas.

“Perubahan jadwal perjalanan KA ini diharapkan dapat menjabar kebutuhan masyarkat akan moda transportasi masal yang bebas macet aman dan nyaman. Disisi lain perubahan ini juga diharapkan dapat menarik minat para pengusaha untuk beralih ke moda transportasi dari truk ke KA, sehingga mengurangi beban jalan raya,” ujarnya

Manajer operasi Daop IV Asdo Atrivianto menambahkan, adanya jadwal baru dan rel ganda frekwensi perjalanan KA semakin banyak sehingga kapasitas angkut barang dan penumpang akan lebih banyak.

Diperkirakan akan dapat menambah kapasitas perjalanan KA hingga 50 persen. “Kesempatan angkutan penumpang maupun barang yang lebih besar di jawa diperkirakan sekitar 50 peren. Tambahan dapat direncanakan bertahap mulai saat ini sampai tiga tahun mendatang,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
18 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
30 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
31 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
53 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
55 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved