Batavia Prosperindo Bidik Dana Kelolaan Rp17 T

Senin, 19 Mei 2014 - 14:40 WIB
Batavia Prosperindo...
Batavia Prosperindo Bidik Dana Kelolaan Rp17 T
A A A
JAKARTA - PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen menargetkan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sampai akhir 2014 sebesar Rp17 triliun seiring kerja sama dengan PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri).

Hingga akhir April 2014, perusahaan telah mengantongi dana kelolaan sebesar Rp13,62 triliun. “Sementara per akhir Desember 2013 dana kelolaan Batavia mencapai Rp13,3 triliun,” kata President Director PT Batavia Prosperindo Aset Manajemn Lilis Setiadi saat konferensi pers Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Batavia Prosperindo Aset Manajemen bersama dengan Bank Mandiri di Jakarta, Senin (19/5/2014).

Lilis melanjutkan, sebenarnya kerja sama dengan Bank Mandiri sudah dilakukan manajeman sejak Juli 2006 untuk memasarkan dan mendistribusikan produk reksa dana. Namun, Bank Mandiri pada kerja sama kali ini bertugas memasarkan produk reksa dana saham Batavia Dana Saham Optimal (BDSO).

Dia menjelaskan, BDSO merupakan reksa dana saham yang bertujuan mendapatkan kenaikan modal dalam jangka panjang melalui investasi yang fokus pada saham-saham berkapitalisasi pasar menengah dan kecil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Lilis, kinerja BDSO sejak akhir 2013-8 Mei 2014 sebesar 16,21%, sedangkan kinerja IHSG sebagai tolak ukurnya sebesar 13,73%.

“Ini merupakan salah satu strategi kami untuk memperluas target produk reksa dana saham BDSO dari yang sebelumnya lebih banyak ditawarkan kepada direct client kami yang hampir seluruhnya institusi, sekarang juga kepada investor lewat agen penjual seperti Bank Mandiri,” paparnya.

Lilis berharap, dengan kerja sama ini akan membuahkan hasil positif, bukan hanya investor melainkan Bank Mandiri dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Sucor Asset Management...
Sucor Asset Management Catatkan Total AUM Rp32,36 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved