Harga Minyak Dunia Menguat Terdorong Kekerasan di Libya

Senin, 19 Mei 2014 - 19:44 WIB
Harga Minyak Dunia Menguat...
Harga Minyak Dunia Menguat Terdorong Kekerasan di Libya
A A A
LONDON - Harga minyak mentah di perdagangan dunia hari ini menguat, terpengaruh peningkatan kekerasan di Libya setelah upaya kudeta dilakukan seorang jenderal yang menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan.

Indeks acuan AS, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, naik 71 sen menjadi USD102,73 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, naik 41 sen menjadi USD110,16 per barel di London.

Kelompok-kelompok bersenjata menyerang parlemen dan pangkalan udara di timur, menambah kekacauan setelah seorang kolonel berbicara atas nama militer menyatakan bahwa parlemen telah ditangguhkan.

"Situasi di Libya memiliki dampak kuat terhadap sentimen," ujar Michael McCarthy, kepala strategi pasar CMC Markets, Sydney, seperti dilansir dari Capital FM Kenya, Senin (19/5/2014).

"Belum ada dampak pada pasokan, tetapi itu adalah peringatan baik bagi investor atas gangguan potensial, tidak hanya di Ukraina tetapi juga di negara-negara penghasil minyak seperti Libya," tambahnya.

Sejak kejatuhan diktator Moamer Kadhafi pada 2011, pemerintah Libya terus berjuang menegakkan ketertiban. Kekerasan di salah satu anggota kartel OPEC itu datang hanya beberapa minggu setelah ekspor minyak dibuka kembali menyusul blokade selama 9 bulan di terminal laut oleh pemberontak.

Ekspor minyak Libya diperkirakan akan naik empat kali lipat sebesar 1 juta barel per hari pada pertengahan Juni, sebagai pemulihan output.

McCarthy juga menyebutkan harga minyak tetap disangga krisis Ukraina. Pemberontak berusaha melepaskan diri dari bekas negara Uni Soviet itu dan memilih bergabung dengan Rusia.

Ukraina adalah jalur utama ekspor minyak dan gas Rusia ke Eropa Barat, dan analis khawatir eskalasi krisis bisa menganggu pasokan sehingga membuat harga melonjak.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
13 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved